Jasa Pengiriman Melalui PT. POS Naik 30 Persen

MUTIARA: Pengiriman barang melalui PT POS Indonesia Cabang Mataram, didominasi oleh barang kerajinan perhiasan seperti mutiara. Tampak salah seorang perajin perhiasan menunjukan mutiara south sea pearl (LUKMAN HAKIM/RADAR LOMBOK)

MATARAM–PT. POS Indonesia Cabang Mataram memastikan selama puasa Ramadhan 1438 Hijriyah ini masyarakat yang menggunakan jasa pengiriman paket barang –barang terjadi peningkatan. Menariknya lagi, jasa pengiriman barang-barang paket justru didominasi oleh pengiriman barang untuk transaksi belanja online (e-comerse) dari pelaku perajin di NTB.

“Pengiriman barang ke luar NTB meningkat cukup tinggi dari bulan biasanya. Dominasi dari penjualan barang dari belanja online,” kata Kepala Cabang Kantor POS Mataram, Made Wirata, Senin kemarin (5/6).

Made mengatakan, pengiriman barang dari belanja online untuk dikirim ke luar NTB cukup tinggi. Seperti produk kerajinan asal NTB yang cukup populer yakni kerajinan berbagai design untuk mutiara, perhiasan dari perak dan lainnya serta pakaian berbahan batik serta tenun.

Selain berbagai perhiasan, mutiara dan kerajinan lainnya, berbagai makanan khas NTB juga banyak dikirim ke luar NTB menggunakan jasa POS. “Pengiriman untuk belanja online dari produk kerajinan NTB itu banyak ke Jawa Timur, Jakarta dan beberapa daerah lainnya di Indonesia,” kata Made.

Ia menyebut secara umum selama puas Ramadhan dan lebaran hari raya Idhul Fitri terjadi peningkatan lebih dari 30 persen untuk pengiriman menggunakan jasa POS untuk tujuan keluar NTB. Selanjutnya untuk pengiriman barang menggunakan jasa POS dari luar ke dalam provinsi NTB juga terjadi peningkatan sekitar 25 persen. “Secara umum volume untuk pengiriman barang paketan menggunakan jasa POS meningkat diatas 20 persen selama puas Ramadhan ini,” kata Made.

Ditambahkan, sebagian besar pengiriman barang yang menggunakan jasa POS tersebut memilih produk layanan paket pos seperti biasanya yakni kilat dan reguler biasa. Hal tersebut lebih mempermudah konsumen, karena POS memiliki armada angkutan pengiriman sendiri untuk produk paket POS tersebut. “Untuk pengiriman barang kami jamin keamanannya hingga sampai penerima,” ucap Made.

Sementara Kepala Balai Pelatihan Pengembangan Produk Ekspor Daerah (BP3ED) Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Taufik Rahman mengatakan, bahwa pihaknya telah menjalin kerjasama dengan PT POS terkait pengiriman barang dari hasil jual beli online (e-comerse) dari pelaku perajin yang ada di NTB.

“Untuk mendukung dan mempermudah e-comerse, kami sudah mejalin MoU bersama PT POS dan BNI. Hal ini untuk mempermudah produk kerajinan asal NTB dipasarkan ke berbagai pangsa pasar,” ujarnya. (luk)

BACA JUGA :  Disnakeswan Perketat Pengawasan Hewan Kurban