Jangan Setengah Hati Tangani Sampah Labuhan Haji

SAMPAH : Kondisi sampah yang membuat Pantai Labuhan Haji menjadi kumuh.(M. Gazali/Radar Lombok)

SELONG– Wakil Ketua DPRD Lombok Timur, H. Daeng Paelori, menyoroti wajah Pantai Labuhan Haji yang dikotori oleh sampah. Pantai ini juga minim fasilitas berupa tempat pembuangan sampah.” Sampah yang menumpuk di Pantai Labuhan Haji ini bukanlah sampah yang dibuang oleh masyarakat sekitar, melainkan itu adalah sampah kiriman yang dibawa oleh air sungai,” kata Daeng Paelori.

Dalam hal ini, tidak bisa menyalahkan satu pihak saja. Bahkan petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) juga rutin turun untuk membersihkan sampah tersebut. Tapi ketika hujan, kondisinya kembali seperti semula. Karenanya sekarang bagaimana masalah ini bisa segara dicari jalan penyelesaiannya. Dalam arti Pemkab Lotim dalam hal ini DLHK tidak lagi setengah hati. Penanganan harus dilakukan secara integratif dengan melibatkan semua leading sektor.” Yang paling penting adakah kita harus menyiapkan fasilitas penanganan sampah dengan baik. Kita sudah sering kali mengemukakan arahan seperti itu,” jelas Daeng.

BACA JUGA :  Jumlah Gili di Lotim Bertambah

Berbagai fasilitas yang perlu disiapkan berupa tempat pembuangan sampah sementara (TPS), armada untuk mengangkut dan membersihkan sampah, setelah itu sampah dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA) Ijobalit.” Kita berharap kedepan fasilitas itu harus ada. Nggak bisa kita hanya sekedar melarang masyarakat untuk tidak membuang sampah tapi fasilitas tidak ada. Kalau fasilitas sudah ada masyarakat akan dengan sendirinya membuang ke tempat itu,” lanjut Daeng.

Selain itu keberadaan bank sampah yang ada di desa terutama di sekitar Kecamatan Labuhan Haji juga harus bisa dimaksimalkan dan diberdayakan. Di sini Pemkab Lotim bisa mengintervensi desa agar mengalokasikan DD untuk penanganan sampah melalui program bank sampah ini.” Kalau seperti itu, saya rasa tidak akan ada lagi sampah dibuang ke sungai. Terutama di Pantai Labuhan Haji yang sebagian sampah di sana adalah sampah kiriman. Sekarang ini menjadi PR dinas terkait. Sampah di Labuhan Haji harus dijadikan skala prioritas. Penangananya jangan setengah hati,” tutup Daeng.

BACA JUGA :  Pemkab Tagih Denda Proyek Labuhan Haji

Sebelumnya, Kepala Dinas LHK Lotim M. Zaidar Rohman mengatakan, sampah di Pantai Labuhan Haji merupakan sampah kiriman. Meski telah berulang kali dibersihkan baik itu oleh petugas DLHK maupun melalui kegiatan sosial masyarakat, tetap saja sampah muncul.(lie)