Janda ASN di Kota Mataram Terus Bertambah

Hj Baiq Evi Ghanevi
Hj Baiq Evi Ghanevi (Sudir/Radar Lombok)

MATARAM – Kasus perceraian di  kalangan Aparatur Sipil Negara  (ASN) di Kota Mataram semakin menjadi tren. Itu terlihat dari tingginya angka perceraian yang telah diselesaikan  tim pembina ASN Kota Mataram yang diketuai Asisten III Setda Kota Mataram Hj. Baiq Evi Ghanevi.

Awal tahun 2018 ini saja, tercatat ada lima kasus yang telah diatangani. Asisten III Setda Kota Mataram, Hj Baiq Evi Ghanevi mengatakan, kasus perceraian dikalangan ASN dari tahun ke tahun selalu ada. Namun tidak terlalu banyak.

“Baru lima kasus gugatan perceraian yang sudah masuk persidangan,” katanya, kepada Radar Lombok, Kamis kemarin (22/3).

Kalangan ASN yang mengajukan cerai, sebutnya, harus melapor. Ini karena telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 10 tahun 1983 junto PP 45 tahun 1990. Aturan ini mengatur tentang izin perkawinan dan perceraian  ASN.

Katanya, banyak faktor yang melatarbelakangi perkara perceraian. Mulai perselisihan terus-menerus, salah satu pasangan berpaling, selingkuh, hingga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), maupun faktor ekonomi selama ini.

‘’Kasus yang paling banyak mendominasi karena faktor ekonomi. Kita selaku pembina memberikan mediasi dan arahan,’’ jelasnya.

Kasus perceraian melibatkan sejumlah ASN, bebernya, tragisnya terjadi pula di lingkungan pendidikan. Ada salah satu kepala sekolah dan guru yang mengajukan gugatan cerai.

Mereka yang berkonflik rumah tangganya  ini disebutnya terlebih dahulu diberikan pembinaan. Setelah  diberikan pembinaan, ASN  disarankan tetap membangun rumah tangga. “Kalau sudah tidak bisa nyambung atau kecocokan, kita serahkan ke kalangan ASN serta pengadilan yang memutuskan,’’ ucapnya.

Proses pembinaan dan mediasi yang dilakukan pihaknya dihajatkan agar rumah tangga ASN bersangkutan tidak berujung perceraian. Hanya saja, keputusan akhir tetap ada di tangan mereka.

Dibeberkan, selama ini ASN Pemkot Mataram yang paling mendominasi mengajukan perceraian dari kalangan perempuan. Sebagaian besar suami mereka dari kalangan pengusaha,  bukan dari kalangan ASN. (dir)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut