Jambret Beraksi di Samping Lapangan Sangkareang

JAMBRET: Salsabila, salah satu korban penjambretan di samping Lapangan Sangkareang ketika dirawat di Puskesmas Mataram, kemarin. (ALI/RADAR LOMBOK KORBAN)
JAMBRET: Salsabila, salah satu korban penjambretan di samping Lapangan Sangkareang ketika dirawat di Puskesmas Mataram, kemarin. (ALI/RADAR LOMBOK KORBAN)

MATARAM — Nasib naas menimpa Salsabila (17 tahun) dan Rizkiani (17 tahun), dua pelajar SMKN 4 Mataram yang menjadi korban aksi tindak kriminalitas penjambretan. Tak tanggung-tanggung, aksi penjambretan itu terjadi di Jalan Pelita, atau tepatnya di samping barat Lapangan Sangkareang Kota Mataram. Karena disenggol ketika sedang diatas sepeda motor, maka ke dua pelajar ini pun jatuh tersungkur. Selanjutnya Handphone (HP) milik Salsabila dirampas oleh dua pelaku kawanan jambret.

Peristiwa itu terjadi hari Rabu (16/9), sekitar pukul 10.00 Wita. Keduanya dengan menggunakan sepeda motor Honda Vario, datang dari arah Kamasan, hendak menuju lokasi Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Jalan Airlangga. Namun ketika sampai di Jalan Pelita, samping barat Lapangan Sangkareang, HP jenis OPPO F1 milik Salsabila langsung digasak pelaku. “Saya dibonceng Rizkiani saat itu. Handphone yang saya taruh di deket tas, langsung diambil pelaku,” ujar Salsabila menuturkan kronologis penjambretan yang dia alami di Puskesmas Mataram, kemarin.

Penjambretan itu berlangsung cukup cepat. Pelaku tiba-tiba muncul, beraksi dan langsung melarikan diri meninggalkan korban yang tersungkur di jalan. Tak lama setelah kejadian, petugas kepolisian yang saat itu di dekat lokasi langsung mendatangi korban, dan membawa ke Puskesmas Mataram. “Ada polisi tadi yang dating, terus kami dibawa ke sini (Puskesmas),” katanya.

Korban terlihat masih shock, dan dengan terbata-bata menceritakan kejadian penjambretan yang dialami. Korban sendiri merasa sudah diikuti oleh dua orang ketika keluar dari rumah di Kamasan. “Pelakunya juga dua orang. Yang ambil handphone itu orang yang dibonceng. Pelakunya pakai baju orange dan hitam. Saya tidak lihat persis wajahnya, karena pakai helm juga,” ungkapnya.

Motor milik korban juga langsung dibawa ke Polsek Mataram. “Iya habis ini saya akan melapor ke Polsek Mataram,” imbuhnya.

Karena kejadian tersebut, Salsabila mengaku menderita kerugian sekitar Rp 4 juta. Tidak hanya itu, dia dan rekannya juga mengalami luka dan lecet setelah tersungkur dari atas motor. “Kalau saya tidak apa-apa. Salsabila yang terluka lecet. Saya juga tidak lihat persis wajah pelaku,” sambung Rizkiani.

Kepolisian memastikan akan menindaklanjuti kasus penjambretan tersebut. Di samping itu, kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap waspada ketika berkendara. Dikarenakan pelaku kejahatan bisa beraksi kapan saja. “Jelas kita atensi peristiwa ini,” ungkap Kapolsek Mataram, Rafles P Girsang. (gal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaKasus Positif Covid-19 di NTB Tembus 3 Ribu
Berita berikutnyaPemprov Dukung Pemberian Label Rumah Warga Miskin