Jalan Tol Udara dari dan Menuju Mandalika Dibuka

DIRESMIKAN: ITDC bersama Perum LPPNPI atau AirNav Indonesia saat meresmikan pembukaan jalan tol udara untuk helikopter dari dan menuju kawasan Mandalika. (IST / RADAR LOMBOK)

PRAYA — Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, bersama Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia meresmikan pembukaan jalan tol udara untuk helikopter dari dan menuju kawasan Mandalika.

Jalan tol udara yang diresmikan Kamis (15/7) merupakan jalur penerbangan helikopter dari berbagai lokasi di pulau Lombok menuju Kawasan Mandalika dan sebaliknya, termasuk rute Bandara Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok di Praya ke kawasan Mandalika.

Kegiatan peresmian ditandai dengan penandatanganan berita acara komitmen antara ITDC dan AirNav Indonesia di Gedung Balawista, Kuta Beach Park Mandalika oleh Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro, dan General Manager AirNav Indonesia Cabang Lombok Buyung Prastiyono. Kegiatan  berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro menyampaikan bahwa, pembukaan jalan tol udara ini merupakan salah satu bentuk dukungan AirNav Indonesia yang disambut baik oleh ITDC dalam upaya menyukseskan penyelenggaraan event World Superbike (WSBK) pada November mendatang dan MotoGP pada tahun 2022 mendatang.

BACA JUGA :  BPKP Ganjal Berkas Proyek RPH

“Kami menyampaikan apresiasi kepada tim AirNav Indonesia yang sigap dalam menunjukkan dukungan terhadap pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), khususnya terkait rencana penyelenggaraan event balap motor internasional sekelas WSBK dan MotoGP,” kata Bram Subiandoro.

Bram yakin rute helikopter yang akan dinavigasikan oleh AirNav Indonesia ini akan menjadi akses yang mempermudah  berbagai kebutuhan persiapan maupun penyelenggaraan event, sehingga event dapat berjalan lancar dan sukses. Salah satunya adalah mempercepat akses bagi tim medis demi keselamatan dan kecepatan penanganan riders jika terjadi kecelakaan saat event balap berlangsung.

Disampaikan, bahwa jalan tol udara ini tertuang pada publikasi informasi aeronautika atau Aeronautical Information Publication (AIP) Amandement yang membahas mengenai prosedur helikopter di Pulau Lombok. Salah satunya mengenai rute udara Bandara ZAM-Mandalika dan sebaliknya. Penggunaan jalan tol udara ini dilengkapi beberapa fasilitas seperti penyesuaian tempat peralatan pendaratan pesawat.

BACA JUGA :  Sepekan Tenggelam, Sofyan Ditemukan Tewas

“Kami harap kolaborasi serta sinergi BUMN seperti ITDC dan AirNav Indonesia ini bisa membawa manfaat sebesar-besarnya bagi kedua belah pihak, yang sangat baik untuk mematangkan persiapan event balap motor WSBK dan MotoGP,” harapnya.

Sementara itu, General Manager AirNav Indonesia Cabang Lombok, Buyung Prastiyono mengatakan sebelum peresmian ini dilaksanakan, pihaknya telah mendapatkan izin dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dan telah dipublikasikan secara Internasional bahwa jalur penerbangan ini akan efektif mulai saat ini. Ketinggian jalan tol udara ini telah mereka tentukan setinggi 500 kaki di atas permukaan laut.

“Kami menjamin ketinggian ini aman, karena kami telah melakukan beberapa analisa dan kajian yang akurat untuk mempertimbangkan keselamatan penerbangan agar dapat berjalan dengan lancar saat helikopter mengudara di jalan tol tersebut,” jelasnya. (met)