Jalan Teres Genit Amblas, Pemda KLU Tak Ada Anggaran Perbaikan

AMBLAS: Dump truck menurunkan tanah uruk untuk melakukan penanganan sementara jalan yang amblas. (IST/RADAR LOMBOK)

TANJUNG–Ruas jalan Teres Genit, Desa Bayan, Kecamatan Bayan amblas. Untuk sementara agar arus lalu lintas lancar, maka jalan dialihkan memanfaatkan lahan masyarakat, sedangkan untuk jalan amblas sudah dipasang garis polisi.

“Harapan kita sebenarnya segera diperbaiki dengan anggaran swakelola yang ada, tapi sesuai dari analisa pihak pemerintah daerah tidak mencukupi anggarannya, sehingga untuk sementara hanya dialihkan arus jalan ke sebelah kanan, yang rusak dipasangkan garis polisi,” ujar Anggota DPRD KLU Dapil Bayan Lalu Zaky kepada Radar Lombok, Minggu (6/3).

Diungkapkan, amblasnya jalan tersebut cukup dalam sehingga harus segera ditangani. Takutnya semakin melebar saat musim hujan ini.

Baca Juga :  Gubernur NTB Sebut Ponpes Nurul Bayan Cahaya dari Utara

Sementara itu, Kabid Bina Marga pada Dinas PUPR dan Perkim KLU Bambang membenarkan amblasnya jalan. Pihaknya sudah turun mengukur dan menganalisa biaya yang dihabiskan. Setelah dilakukan pengukuran dan analisa, kebutuhannya sampai Rp 500 juta. “Anggaran di DPA yang tersedia hanya Rp 170 juta dan itu diperuntukkan untuk penanganan penguatan badan jalan yang amblas dan berlubang se-KLU, dan sebagian kegiatan sudah berjalan,” terangnya.

Untuk itu, sehubungan dengan anggaran yang sangat besar, pihaknya mengajukan permohonan belanja tak terduga (BTT) ke TAPD. Sesuai Perbup Nomor 16 Tahun 2021, BTT diperuntukkan bagi keperluan mendesak yang tidak dapat diprediksi sebelumnya. “Setelah rapat TAPD diputuskan bahwa anggaran untuk perbaikan akan dianggarkan di APBD Perubahan 2022 mengingat BTT sudah disiapkan untuk penanganan darurat covid sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk perbaikan sementara, jalan akan digeser ke sisi kanan sehingga masyarakat bisa melintas dengan nyaman dan aman,” ungkapnya.

Baca Juga :  Curi iPhone 7 Plus di Sokong, Pemuda Asal Medana Ini Ditangkap

Dan mengingat keterbatasan anggaran pemerintah daerah dan banyaknya ruas jalan yang rusak, maka diharapkan peran serta dan partisipasi semua pihak untuk menjaga suasana agar lebih kondusif. “Kami butuh dukungan semua pihak,” katanya. (flo)

Komentar Anda