Jalan Pusuk Ditutup, Arus Kendaraan Dialihkan ke Arah Senggigi

DIALIHKAN: Jajaran Polres Lombok Utara mengalihkan arus kendaraan di simpang empat Pemenang menuju Senggigi, kemarin.(HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG–Pemerintah Provinsi NTB dan Polda sepakat mengalihkan arus lalu lintas dari dan menuju Pusuk, sementara konstruksi jalan Pusuk dikerjakan. Pengalihan arus lalu lintas dimulai pada 13 September-12 Oktober 2021. Hal ini dilakukan untuk menghindari laka lantas.

“Kami sudah menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Provinsi dan Polda NTB untuk mengalihkan arus sementara dari jalur Pusuk ke jalur Senggigi,” ungkap Kasat Lantas Polres Lombok Utara AKP Budi Hermawan, Senin (13/9).

Pengalihan arus tersebut dilakukan mulai dari pukul 07.00-18.00 WITA. Untuk itu dilakukan penyekatan di simpang empat pemenang, Lombok Utara dan simpang empat Gunung Sari, Lombok Barat. Diakui, jalur Senggigi lebih jauh dibandingkan jalur Pusuk. Namun pengendara diharapkan mematuhi kebijakan tersebut demi keselamatan bersama. “Jadi, silakan melalui jalur Senggigi meskipun agak jauh,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Kantor Bupati Dilempari Telur Busuk

Kapolsek Pemenang AKP Evy Febriani menerjunkan delapan anggotanya stand by disimpang empat Pemenang untuk melakukan penyekatan dan imbauan kepada pengendara yang melintas. Sebab, di hari pertama tentu ada pengendara yang tak mengetahui pengalihan arus tersebut. “Kami terjunkan delapan anggota untuk melakukan penyekatan dan

BACA JUGA :  TPS Pasar Tradisional Masih Kurang

imbauan kepada pengendara,” terangnya, terpisah. Ia juga menyarankan kepada pengendara meskipun dibuka pada pukul 18.00 WITA sampai pukul 07.00 WITA, lebih baik tidak melintas di jalur Pusuk, karena saat hujan lebat, jalan jadi licin. “Karena itu, selama tahap pengerukan dan musimpenghujan lebih baik melalui jalur Senggigi,” imbuhnya. (flo)