Jalan Parawisata Penghubung Desa Golong – Suranadi Longsor

LONGSOR: Longsor di Jalan Pariwisata Golong - Suranadi, Kades bersama staf sudah turun untuk melakukan pengecekan untuk dilaporkan ke Pemkab Lombok Barat. (Fahmy/Radar Lombok)

GIRI MENANG – Jalan pariwisata yang menghubungkan Desa Golong menuju Desa Suranadi dan Desa Sedau terjadi longsor, Rabu pagi (15/2). Jalan ini ambles diduga karena air yang terus turun di Desa Golong, pada Selasa malam hingga Rabu pagi (15/2). Titik jalan yang ambles berada di Dusun Golong tepatnya di dekat pintu masuk lapangan golf.

Kepala Desa Golongal HM Zaenudin menuturkan sebelum longsor kawasan  Desa Golong dilanda hujan cukup deras sejak Selasa malam dari pukul 22.00 Wita, sampai Rabu pagi.

“Sejak Selasa malam hujan dari jam 10 malam, sampai Rabu pagi,” katanya, (15/2).

Baca Juga :  Pejabat Eselon II akan Jalani Evaluasi Kinerja

Sehingga, pada Rabu pagi sekitar pukul 06.00 Wita, jalan yang ramai dilalui oleh bus dan mobil pariwisata ini ambles. Pantai lapangan jalan terus ambles hingga hampir rabatan jalan yang ada. Panjang jalan yang ambles diperkirakan sekitar 50 meter dengan ketinggian sekitar 4 meter.

“Panjang jalan yang longsor sekitar 50 meter tinggi 4 meter,” sebutnya.

Jalan yang dibangun tahun 2015 melalui program bantuan Pemerintah Australia, semakin ramai dimanfaatkan oleh masyarakat bahkan sudah menjadi jalan pariwisata, karena menghubungkan destinasi wisata yang ada di Desa Golong, Suranadi dan Desa Sedau. Keberadaan jalan ini diibaratkan, segi tiga emas, karena menghubungkan tiga desa yang memiliki potensi wisata, sehingga jalan ini ramai dilewati oleh kendaraan besar, seperti bus dan angkutan pariwisata lainnya.

Baca Juga :  RS Awet Muda Berencana Pakai Tenaga Outsourcing

Karena itulah pihak Pemdes Golong berharap agar Pemerintah Kabupaten Lobar segera melakukan penanganan jalan yang longsor ini.

“Kami berharap pemkab bisa segera memberi perhatian agar bisa cepat ditangani, ” pinta Kades.

Zaenudin menambahkan untuk di Desa Golong ada tiga titik dusun yang rawan terjadi longsor. Bahkan beberapa waktu lalu sudah pernah terjadi longsor di di dekat kantor Desa Golong, dan pada tahun 2022 sudah dilakukan penanganan. (ami) 

Komentar Anda