Jalan Menuju TWA Gunung Tunak Rusak

RUSAK: Akses jalan menuju TWA Gunung Tunak Desa Mertak Kecamatan Pujut yang rusak akibat longsor beberapa waktu lalu. (M HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA – Jalan menuju taman wisata alam (TWA) Gunung Tunak Desa Mertak Kecamatan Pujut mengalami rusak parah akibat diterjang longsor beberapa waktu lalu. Ironisnya, jalan tersebut diketahui sudah rusak sekitar lima bulan lalu namun belum diperbaiki hingga sekarang.

Manager TWA Gunung Tunak Desa Mertak Kecamatan Pujut, Rata Wijaya menyatakan, kerusakan akses jalan menuju TWA Gunung Tunak ini m sudah ada detail engineering design (DED) oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTB. Tapi kendalanya akibat adanya refocusing anggaran sehingga belum bisa diperbaiki sampai sekarang. “Makanya yang akan dilakukan tahun ini adalah pembuatan jalur alternatif dulu. Yang membuat lama kemarin karena uji kontur lahan oleh Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) menggunakan geolistrik, dan hasilnya baru bulan kemarin keluar,” ungkap Rata Wijaya kepada Radar Lombok, Rabu (18/8).

Kata Rata Wijaya, jalan yang rusak ini ada lempung pasir di bawahnya. Begitu volume air meningkat saat hujan terus menerus, menjadi jenuh dan mengakibatkan pergeseran global. Seperti kasus bulan Februari hingga awal Maret lalu. Untuk menyelesaikan persoalan itu sudah beberapa kali rapat koordinasi dengan PUPR kabupaten, PUPR provinsi, Distamben provinsi dan BKSDA sebagai pemilik kawasan. “Support alat berat sudah beberapa kali dilakukan oleh PUPR kabupaten untuk memastikan jalur tunggal ini aman untuk dilalui, biaya operasional oleh BKSDA NTB,” terangnya.

BACA JUGA :  ITDC Gelar Pasar Murah dan Santuni Anak Yatim

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya tidak menafikan bahwa jalan yang menuju TWA Gunung Tunak Desa Mertak ini sudah lama rusak. Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait agar bisa segera ada soluasi terkait permasalahan tersebut. “Terkait kerusakan jalan yang menuju TWA Gunung Tunak Desa Mertak itu sudah lama rusak. Kalau tidak salah sekitar lima atau enam bulan yang lalu. permasalahan itu sudah kita koordinasikan sama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) selaku pengelola TWA Gunung Tunak,” ungkap Lalu Firman Wijaya, kemarin.

Tidak hanya jalan rusak ini, Firman juga mengaku pemda memastikan permintaan bantuan alat juga sudah dipenuhi. Pemda sudah membantu dengan turun melakukan pembersihan bekas longsoran dan membuka akses jalan sementara, sembari menunggu perbaikan jalan yang rusak ini. “Jadi kita sudah berkoordinasi dan bekerjasama dengan pengelola TWA Gunung Tunak terkait dengan permasalahan ini,” terangnya.

BACA JUGA :  Pernikahan Dini Sulit Terbendung

Firman menegaskan, jika melihat dari posisi akses jalan yang rusak ini, berbatasan dengan pantai langsung. Sehingga dibutuhkan tritmen-tritmen khusus untuk menjaga agar jalan yang diketahui satu-satunya menuju TWA Gunung Tunak tersebut, nantinya tidak tergerus oleh air atau ombak yang berdekatan dengan jalan itu. Sehingga hal inilah yang harus mulai dipikirkan kajiannya agar permasalahan tersebut tidak terulang kembali atau tidak ambruk. “Jadi perlu kajian yang mendalam untuk persoalan jalan di TWA Gunung Tunak ini. Tidak apa-apa kita mengeluarkan biaya yang lebih besar untuk itu, tetapi jalan tersebut aman dari air atau ombak. Tapi karena TWA Gunung Tunak ini masuk ke wilayah pengelolaan BKSDA. Maka BKSDA yang akan melakukan kajian dan kita terus berkoordinasi untuk persoalan itu,” tutupnya. (met)