Jalan ke Sembalun Lombok Timur Masih Ditutup

Pengendara Dialihkan Lewat Sambelia dan KLU

Jalan ke Sembalun Lombok Timur Masih Ditutup
LONSGOR : Tumpukan tanah dan bebatuan yang menutup jalan menuju ke Sembalun, yang disebakan adanya pengerjaan pelebaran jalan, sehingga tanah longsor di bukit yang dikeruk. (IST FOR RADAR LOMBOK)

SELONG — Tanah Longsor yang terjadi di Pusuk Sembalun, tepatnya di lokasi proyek pelebaran jalan, menyebabkan jalan utama masih tertutup tumpukan  tanah. Kondisi jalan pun lumpuh total, dan sama sekali tidak bisa dilewati oleh para pengendara. Karenanya para pengendara, baik itu akan menuju ke Sembalun dan sebaliknya, dialihkan sementara melewati Sambelia dan Kabupaten Lombok Utara (KLU).

BACA JUGA :  Suami Pulang Minum, Istri Gantung Diri

Tanah longsor pertama kali terjadi Minggu lalu (26/11). Ketika itu aktifitas pengerjaan dan pengerukan tebing dengan menggunakan alat berat masih berlangsung. Seketika tanah dan material batu langsung ambruk dan menutup semua ruas jalan.

“Jalanya masih belum bisa dilalui, karena longsor masih terus terjadi. Ketika dikeruk jatuh lagi, begitu seterusnya,” kata Kapolres Lotim melalui Kapolsek Sembalun, Iptu I Made Sutama, Selasa kemarin (28/11).

Dengan kondisi ini, maka dipastikan kendaraan maupun warga belum bisa melewati jalan dari Pusuk Sembalun itu. Sehingga para pengendara terpaksa harus melewati Sambelia dan KLU.

Sementara tumpukan material tanah dan bebatuan yang menutup jalan, sedang dilakukan pembersihan oleh pekerja dengan menggunakan alat berat. “Jalan yang tertimbun sedang dibersihkan. Karena menggunakan alat berat, jadi kemungkinan agak cepat. Makanya jalur sementara kita alihkan lewat Sambelia dan KLU,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Mayat Lansia Ditemukan di Kali Babak

Lebih lanjut dikatakan, sebelumnya mereka telah menerima surat supaya dilakukan penutupan terhitung sejak hari Rabu sampai hari Jumat. Selama kurun waktu tersebut, petugas terus berupaya untuk membersihkan material tanah dan batu yang menutup jalan.

Diupayakan selama kurun waktu itu, material tanah sudah selesai dibersihkan. Sehingga para pengguna jalan bisa kembali melewati jalan tersebut. “Sejak tadi malam kita sudah tutup total. Yang jelas, kapan bisa dilalui, baru kita buka,” lanjutnya.

Penyebab utama terjadinya longsor dikarenakan kondisi tanah yang dikeruk merupakan tebing dan perbuktikan. Sehingga ketika alat berat bekerja, tanah dengan mudah runtuh. “Kemiringannya sangat tinggi sekali. Ketika dikeruk, tanahnya jatuh,” ujar Sutama.

Sementara itu, Kabid Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim, Rusnan, mengatakan terkait dengan longsor di Pusuk Sembalun, itu bukan disebabkan karena faktor alam seperti hujan dan lainnya. Melainkan murni terjadi karena ada pengerjaan proyek.

BACA JUGA :  Bayi Kembar Siam Tidak Bisa Dipisahkan

Jadi terkait dengan itu, mereka tidak ikut terlibat dalam penanganan, terutama untuk membersihkan material tanah yang menutup jalan. Melainkan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.

“Longsor di Sembalun itu bukan kita kategorikan bencana. Karena itu disebabkan oleh pengerjaan. Jadi tanggung jawab perusahaan yang bekerja disana,” singkat dia. (lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut