Jalan Berlubang Dusun Karang Bayan Diperbaiki, tapi Hanya Diplester ?

Jalan Berlubang Dusun Karang Bayan
DIPOLES : Petugas Dinas PUPR Lombok Utara yang mempoles biasa jalan berlubang di jalan raya Karang Bayan yang sempat ditanami pohon pisang. (Ist For Radar Lombok)

TANJUNG – Jalan berlubang di Dusun Karang Bayan Desa Tanjung yang sempat ditanami pohon pisang akhirnya diperbaiki.

Namun demikian, perbaikan yang dilakukan Dinas PUPR Lombok Utara diyakini tidak akan bisa bertahan lama. Karena jalur itu ramai dilintas kendaraan besar yang menjadi jalur alternative utama. “Ya, kemarin sore sudah diperbaiki sama Dinas PUPR dlombok engan diplester biasa menggunakan semen,” terang Kades Tanjung Budiawan, Rabu (10/1).

BACA JUGA :  Kunjungan Wisatawan Membludak, Pendapatan Dispar Lombok Utara Jeblok?

Perbaikan yang dilakukan memplester lubang yang ada di jalan, menurutnya, tidak akan bisa bertahan lama karena jalan itu termasuk jalur utama. “Kami sangat berterima kasih bisa ditangani, tapi dengan seperti ini kami khawatir tidak akan lama sudah jebol lagi. Karena dengan diplester ini kami sudah beberapa kali melakukannya, tapi tetap saja rusak seperti itu kemarin kan,” tegasnya.

Ia menyarankan perbaikan jalan berlubang harus menyeluruh dengan membongkar gorong-gorong tersebut, kemudian mengganti besi. Termasuk memperbaiki pelat penahan jalan karena di bawah jalan tersebut ada gorong-gorong. “Harus diperbaiki lebih awet lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Lombok Utara Idris menerangkan, perbaikan yang dilakukan itu bersifat sementara. Untuk perbaikan permanen pihaknya akan berkoordinasi dengan pemprov sebab jalur itu berstatus jalan provinsi. Jika melihat dari segi struktur, kondisi jalan tersebut masih bagus. Termasuk kondisi besi-besi rangka juga masih kuat. “Tetapi ini tetap kita pantau. Kita lihat satu dua bulan. Kalau kerusakan menjalar mau tidak mau gorong-gorong harus diperbaiki juga,” katanya.

BACA JUGA :  Dishub Lombok Utara Ingin Kendalikan Pelabuhan Bangsal

Namun untuk perbaikan menyeluruh tentu tidak bisa dilakukan pada APBD murni 2018 karena anggaran sudah diketok. Sehingga jika memang perbaikan jalan sangat diperlukan akan dilakukan pada APBDP 2018 mendatang. “Karena jalan itu tidak terlalu besar, daerah masih bisa menangani. Jadi yang sekarang penanganan sementara dulu,” pungkasnya. (flo)