Jadi Trek MTB Nasional, Bukit Cacing Dianggarkan Rp 500 Juta

Jarinkobar Minta Trek Lain Juga Diperhatikan

bukit cacing (ist)

GIRI MENANG – Pemerintah Kabupatan Lombok Barat berencana melakukan penataan trek sepeda Bukit Cacing di Desa Taman Sari Kecamatan Gunung Sari. Pemkab berencana membebaskan lahan untuk memperlebar jalan. Namun pembebasan ini dianggap tidak adil. Anggaran yang akan dikeluarkan sekitar Rp 500 juta yang akan direalisasikan pada tahun 2021.

Yang menyoroti ini adalah Muhazam dari LSM Jarinkobar kemarin (5/11). Ia menyebut penganggaran untuk trek Bukit Cacing tidak adil, sebab ada banyak trek sepeda dan komunitas lainnya yang juga butuh perhatian. “Sangat disayangkan Pemkab Lobar sepertinya pilih kasih. Pemkab Lobar tidak adil, ya tidak adil karena hanya membangun satu tempat latihan komunitas olahraga saja, padahal komunitas olahraga yang membutuhkan alam seperti Bukit Cacing banyak. Contoh, komunitas trail yang biasa terabas dan motocross, komunitas off-road, komunitas BMX,” katanya.

Pemilik sepeda, katanya, memang tidak membayar pajak tiap tahun, tapi Pemkab mau menggelontorkan anggaran sampai setengah miliar, sementara komunitas trail dan off-road tidak disentuh sama sekali.”Berapa sih atlet MTB yang akan latihan di trek itu?,” tanya Muhazam.

Ia mengatakan, kenapa tidak sekalian saja Pemkab membeli tanah warga untuk lintasan khusus komunitas Trail dan off-road serta BMX agar tempat latihan menjadi terpusat. Jadi Pemkab tidak terkesan pilih kasih. “Jika tidak mampu dari segi anggaran, maka kami berikan solusi untuk menggunakan Gunung Sasak. Di Gunung Sasak sudah ada trek sepeda bahkan sudah ada 3 line. Pemda akan menambah trek untuk komunitas Trail, off-road, BMX dan lainnya,” sarannya.

Di Gunung Sasak, katanya, Pemkab tidak perlu beli tanah, hanya mengurus administrasi saja, dan pihaknya yakin karena sama-sama pemerintah jadi pengurusan akan mudah.” Nah anggaran yang besar itu kan bisa dipakai untuk kebutuhan masyarakat yang mendesak saat ini. Contoh untuk merelokasi pedagang di bundaran patung sapi agar terlihat tertata, atau membangun fasilitas umum seperti musala dan WC umum di seputaran bundaran patung sapi,” imbuhnya.

Menurut informasi yang didapatnya, Pemkab akan membeli aset berupa tanah yang di  peruntukan untuk trek sepeda MTB di Bukit Cacing Gunung Sari.  Tanah yang akan dibeli itu merupakan tanah warga dengan lebar dua meter sepanjang kurang lebih 2,7 kilometer yang akan menghabiskan anggaran Rp 500 juta. Dana tersebut bersumber dari DID (Dana Insentif Daerah) yang melekat di anggaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Proses pembelian tanah sudah dimulai. Pemerintah desa beserta Camat sudah mengumpulkan sertifikat tanah warga sekitar 50 sertifikat. Bagi warga yang belum punya sertifikat diminta membuat sporadik. Sampai saat ini, ada tiga orang warga pemilik tanah yang belum sepaham dengan pihak Pemkab.  Karena anggaran tersebut harus tuntas terpakai sebelum tanggal 24 Desember 2020, maka Pemkab Lobar berencana mentransfer dana tersebut ke rekening Pokdarwis desa setempat dan Pemkab Lobar akan menahan rekening Pokdarwis untuk sementara sampai proses appraisal tanah selesai dilakukan.”Gak tau ini cara benar atau salah. Saya berharap pihak aparat penegak hukum untuk memantau eksekusi anggaran dan proses pembelian aset ini. Jika ada yang mencurigakan langsung ditindak saja, kami juga akan terus memantau,” tegasnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lombok Barat, Maad Adnan, menegaskan bahwa trek sepeda MTB Bukit Cacing akan dijadikan race resmi untuk MTB tingkat nasional.

Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid bersama rombongan sudah melakukan survei jalur sepeda gunung yang ada di Bukit Cacing.” Memang akan ditata menjadi race resmi MTB,” ungkapnya.

Secara resmi program ini akan dilaksanakan tahun depan. Namun sebelum diresmikan menjadi jalur resmi MTB,Ppemkab Lobar akan membebaskan lahan di sepanjang lahan.

Kenapa Bukit Cacing lebih dahulu diperhatikan? Kadis menjawab bahwa saat ini trek Bukit Cacing yang paling ramai. Karenanya Pemkab Lobar memberikan perhatian agar jalan Menuju bukit Cacing lebih aman sehingga Pemkab berencana membebaskan lahan selebar 2 meter dengan panjang 2,5 kilometer, sebagai persiapan untuk menjadikan bukit cacing sebagai trek MTB nasional.” Kita tidak mengesampingkan trek yang sudah ada seperti Gunung Sasak. Pada saatnya nanti kita akan berikan perhatian yang sama,” tegasnya.

Pemkab Lobar ingin membuat trek permanen di Bukit Cacing dengan tanpa mengesampingkan trek sepeda yang sudah ada seperti di Gunung Sasak.” Semakin banyak bike park kan semakin bagus,” tegasnya.(ami)