Jadi Langganan Rob, Warga Direlokasi

RUMAH : Pembangunan rumah layak huni oleh TNI di Desa Ekas Buana Kecamatan Jerowaru yang merupakan menjadi salah satu lokasi program TMMD. (Ist/Radar Lombok )

SELONG – Dandim 1615/Lombok Timur  Letkol Inf. Amin Muhammad Said yakin pembangunan 30 unit rumah layak huni di Ekas Buana  Kecamatan Jerowaru yang merupakan salah satu program TMMD di tahun ini tuntas tepat waktu. Dandim mengecek progres pembangunan rumah kemarin.” TMMD merupakan program dari Mabes TNI yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam penanganan permasalahan pembangunan di daerah,” terang Amin.

Saat ini terangnya, Pemkab Lombok Timur memiliki program pembangunan perumahan untuk merelokasi warga yang setiap tahun terkena banjir rob di pesisir pantai Ekas Buana. Karenya melalui program TMMD ini,  TNI juga ikut turun tangan membantu  Pemkab setempat untuk menuntaskan pembuatan perumahan di atas lahan seluas 60 are.”Setiap rumah memperoleh tanah seluas 2 are,” jelasnya.

BACA JUGA :  Tiga Kadis Hasil Seleksi di Pemkab Lotim Dilantik

Setiap rumah juga dilengkapi meteran listrik dan sertifikat hak milik (SHM) yang diberikan kepada masyarakat yang akan direlokasi.  Karenanya saat ini pihaknya terus menggenjot pengerjaan sehingga bisa tuntas tepat waktu. Terlebih lagi  program TMMD ke 113 akan berakhir pada tanggal 9 Juni 2022 mendatang.” Pembangunan sisa perumahan sebanyak 23 unit akan dikerjakan oleh TNI dalam bentuk karya bhakti skala besar di atas lahan seluas 50 are. Alhamdulillah pada bulan lalu, lahan tersebut (50 are,red) sudah dilakukan penimbunan, insyaallah bulan depan sudah bisa digunakan,” beber Amin.

BACA JUGA :  Pemangkasan Honorer Tergantung Evaluasi APBD

Ia juga menyebutkan kendala yang dihadapi selama pelaksanaan TMMD yaitu kondisi cuaca, namun tidak menghambat proses pembangunan 30 unit rumah tersebut sehingga tetap berjalan lancar sampai dengan sekarang. Terkait dengan menempati rumah tersebut, Dansatgas akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah sehingga pembagian rumah tidak ada komplain dari masyarakat yang akan direlokasi.”Kita yakin pembangunan 30 unit rumah tersebut akan selesai tepat waktu sehingga bisa diserahkan kepada pemerintah daerah pada saat penutupan TMMD pada 9 Juni mendatang,” tutupnya. (lie)