Jabatan Lowong Sudah Diisi Plt

H Rosiady Sayuti (AZWAR ZAMHURI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Sebanyak tiga Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang sempat lowong paska mutasi, kini telah terisi oleh Pejabat Pelaksana (Plt).  Penunjukan Plt secara cepat tersebut agar tidak mengganggu kerja SKPD tersebut kedepannya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, H Rosiady Sayuti saat ditemui usai salat Jum'at mengungkapkan, tiga jabatan lowong telah ditunjuk Plt. “Jabatan yang lowong sudah terisi semua kok, kita pakai Plt,” terangnya kepada Radar Lombok, Jum’at kemarin (6/1).

 Untuk jabatan Plt Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup telah ditunjuk sekretaris dinas Madani Mukarom sebagai Plt. Kemudian untuk Plt Kepala Biro Administrasi Pembangunan ditunjuk Sulhib dan Plt Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi (BPAP) Muhammad Anwar.

Ketiga pejabat tersebut akan melaksanakan tugasnya sampai pejabat tetap dilantik melalui seleksi terbuka. Plt diharapkan bisa langsung bekerja secara optimal untuk menjalankan tugas dan fungsinya. “Pansel juga segera terbentuk, hari Senin depan semua nama-nama yang akan masuk Pansel kita ajukan ke pak gubernur,” katanya.

Komposisi pansel, mengacu pada Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Pansel di daerah berjumlah antara sembilan, tujuh atau lima orang. Untuk kali ini, pansel terdiri dari sembilan orang.

[postingan number=3 tag=”jabatan”]

Komposisi pansel yang sembilan orang, mengingat akan dilelang jabatan sebanyak lima JPT Pratama. Dua jabatan lainnya yaitu kepala biro kesra dan kepala biro organisasi yang akan ditinggalkan oleh pejabatnya saat ini.

Nantinya, dari 9 orang tersebut, komposisi pansel terdiri atas 5 dari eksternal dan 4 dari internal. Kalangan eksternal yang akan direkrut dari perguruan tinggi, tokoh masyarakat dan kalangan profesional. Sedangkan kalangan internal, bisa berasal dari Baperjakat.  “Namanya sedang kita identifikasi, tapi seperti biasa kita pakai yang dari IAIN, Unram dan lainnya,” terang Rosiady.

Setelah nama-nama anggota pansel diusulkan ke gubernur, nantinya gubernur akan menandatangani SK Pansel yang kemudian akan dilanjutkan langsung dengan bekerja. Mulai dari merumuskan pendaftaran, uji kompetensi dan lain sebagainya.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi NTB, Ali Ahmad yang membidangi pemerintahan mengingatkan, gubernur harus benar-benar selektif dalam membentuk Pansel. “Yang masuk pansel harus orang terpercaya, berintegritas dan memiliki rekam jejak baik,” ucapnya.

Ali tidak ingin ada orang yang masuk sebagai pansel, namun kredibilitasnya diragukan. Artinya, sebelum menilai pejabat, orang yang akan menilai itulah harus dijamin integritasnya. Hal ini penting dilakukan agar, seleksi terbuka tidak hanya sekedar ceremony.

Selain itu, jabatan yang akan dilelang kali ini cukup strategis. Sebut saja dinas kehutanan dan lingkungan hidup, jabatan ini harus diisi oleh orang-orang yang kuat mentalnya dan berintegritas tinggi. Mengingat, persoalan kehutanan di NTB sudah sangat banyak yang harus segera dituntaskan.

Begitu juga dengan jabatan-jabatan lainnya cukup strategis. Biro Kesra yang mengurus kesejahteraan rakyat, kemudian biro organisasi yang akan menjadi dapur ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN). “Biro AP dan Badan perpustakaan juga penting itu,” kata Ali. (zwr)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid