Jabatan Direktur RSUP Sepi Peminat

SEPI : Jabatan Direktur RSUD Provinsi NTB yang dilelang sepi peminat. (AZWAR ZAMHURI/RADAR LOMBOK )

MATARAM – Panitia seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Provinsi NTB, telah memperpanjang masa pendaftaran untuk Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB. Namun hingga hari terakhir, tidak ada satu orang pun yang mau mendaftar. 

Perpanjangan pendaftaran dibuka sejak 9 Maret hingga 12 Maret. Mengingat, jumlah peserta yang lulus administrasi hanya 2 orang saja. Sementara aturan mengamanatkan minimal 3 orang peserta untuk satu jabatan yang dilelang. “Tidak ada tambahan sampai batas akhir pendaftaran,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB, H Muhammad Nasir kepada Radar Lombok, Jum’at 12/3).

Pria yang juga Sekretaris Pansel ini tidak mengetahui pasti mengapa sangat minim orang yang mau menjadi Direktur RSUD NTB. Padahal, Provinsi NTB tidak kekurangan sumber daya manusia (SDM) yang memenuhi syarat. 

Lalu bagaimana kelanjutan seleksi jabatan setelah tidak adanya penambahan peserta? Menurut Nasir, proses seleksi harus tetap dilanjutkan. “Proses tetap dilanjutkan,” tegasnya. 

Terkait dengan tidak terpenuhinya syarat melanjutkan seleksi untuk jabatan Direktur RSUD Provinsi NTB, Nasir memiliki pandangan berbeda. “Jumlah peserta cuma 2 orang saja, dan proses dilanjutkan,” ungkapnya. 

Dijelaskan, pada situasi normal, syarat seleksi jabatan memang jumlah peserta minimal 3 orang untuk 1 jabatan. Namun di masa pandemi, ada kebijakan yang memperbolehkan cukup dengan 2 orang saja. “Masa covid boleh dengan 2 orang peserta,” katanya. 

Oleh karena itu, total jumlah peserta seleksi 9 JPT Pratama lingkup Pemprov NTB tetap 50 orang saja dari 64 pendaftar. Mengingat, 14 orang pendaftar tidak lulus seleksi administrasi. 

Siapakah nama-nama mereka yang akan memperebutkan kursi empuk pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)? 

Peserta untuk jabatan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sebanyak 5 orang. Atas nama Anang Zulkarnain, Surya Bahari, Lalu Fatanah, Salman dan Moh Ikhwan. 

Peserta seleksi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) 3 orang, yaitu Khairul Akbar, Iskandar Zulkarnain dan Khairul Hadi. Peserta pada jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebanyak 10 orang, yaitu Yus Harudian Putra Sekretaris DPMPD-DUKCAPIL, Amir, Chairy Chalidyanto, Fitriah, Hualid, Julmansyah, Lalu Basuki Rahman, Muhtadi Hairi, Saleh dan Supratman Muslim. 

Selanjutnya peserta Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) 3 orang , yaitu Jamaludin, Lies Nurkomalasari, M Agus Sykrapaty. Peserta Dinas Pertanian dan Perkebunan 6 orang, yaitu Ahmad Fathoni, Lalu Saladin, Mursal, M Riadi, Sri Wijayaningsih dan Sugiarta. 

Kemudian peserta untuk jabatan Kepala Biro Administrasi Pembangunan (AP) 6 orang, Biro Perekonomian 8 orang. Sedangkan peserta Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah sebanyak 7 orang. 

Nasir mengingatkan kepada seluruh peserta, mereka harus mengikuti tes kompetensi manajerial/psikologi tanggal 13-14 Maret di Kantor BPSDM. Tahapan berikutnya, yaitu penulisan makalah tanggal 15 Maret. Kemudian presentasi dan wawancara tanggal 15-16 Maret. (zwr)