Izin Istirahat, Robi Ditemukan Tewas Gantung Diri

GANTUNG
TEWAS: Muhammad Robi Arsadani, warga Dusun Kelana Desa Sisik Kecamatan Pringgarata ditemukan tewas gantung diri, Sabtu (12/12). (ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

PRAYA – Sahdi Amin dan Akhyar Rosyidi tadinya hendak memetik sayu di kebun saudaranya bernama Suharto di Dusun Kelana Desa Sisik Kecamatan Pringgarata, Sabtu (12/12).

Akhyar Rosyidi menyertai dua orang anaknya bernama Muhammad Hirziat dan Huzaifi Hasabani. Beberapa saat kemudian, Sahdi tak sengaja mendongak ke rumah Musanip yang sedang dibangun. Rumah berlantai dua itu belum saja rampung. Samar-samar ia melihat sosok menggelantung di atas plafon kayu lantai dua.

Sahdi terkejut serasa tak percaya. Ia kemudian memberitahukan apa yang dilihat kepada Akhyar Rosyidi. Apa yang dilihat Sahdi kemudian dipastikan Akhyar, bahwa sosok yang menggelantung itu adalah seseorang. Kedunya kemudian berteriak meminta tolong.

Terikan Sahdi membuat buyar warga sekitar. Mereka kemudian datang ke arah suara sambil melihat apa yang ditemukan Sahdi dan Akhyar. Setelah diperiksa, ternyata sosok itu adalah seorang pemuda bernama Muhammad Robi Arsadani, warga Dusun Kelana Desa Sisik Kecamatan Pringgarata .

Kejadian itu membuat warga sekitar geger. Robi ditemukan gantung diri dengan sutas tali rapia. Robi sendiri dikenal sebagai pemuda pendiam. Bahkan, pemuda 20 tahun itu dikabarkan sedang ikut bekerja sebagai peladen tukang pembuatan rumah yang sedang dikerjakan ayahnya itu.

Informasi yang dihimpun Radar Lombok, Robi meminta izin sebentar setelah membuatkan ayahnya labur. Ayahnya sempat mencari korban tapi tak ditemukan. Tak lama setelah itu, ayahnya mendengar ada orang rebut-ribut di rumah proyek yang sedang dibangunnya. Saat itulah, ia mengetahui bahwa anaknya telah tewas gantung diri.

Warga pun kemudian menurunkan mayat korban dari tali gantungan. Keluarga korban sendiri dikabarkan sudah mengikhlaskan kematian korban dan menolak untuk diotopsi. ‘’Jenazah korban pula dimakamkan Minggi kemarin,’’ ungkap Kapolsek Pringgarata, AKP Dervin Hutabarat. (met)