ITDC akan Bangun Pacuan Kuda di KEK Mandalika

Ema Widiastuti (M Haeruddin/Radar Lombok)

PRAYA – PT Indonesia Tourism Develepment Corporation (ITDC) akan membangun sejumlah fasilitas tambahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, seperti pacuan kuda dan lapangan golf. Hal ini dilakukan untuk mendukung keberadaan Sirkuit Mandalika. Terlebih kawasan tersebut diproyeksikan sebagai kawasan sport and entertainment tourism distric.
Direktur Pengembangan Bisnis ITDC, Ema Widiastuti menyatakan, luas KEK Mandalika ini 1175 hektare yang terbagi ke dalam beberapa zona seperti zona barat, zona tengah dan zona timur. Pengembangan KEK Mandalika ditujukan untuk mendukung areal Mandalika sebagai sport and entertainment tourism distric.

“Beberapa atraksi akan dibangun yang bisa mendukung tujuan pengembangan pariwisata, diantaranya selain Sirkuit Mandalika tapi investor juga akan mengembangkan beberapa atraksi yang bisa menarik minat wisatawan datang ke Mandalika. Mulai dari permainan air, golf hingga pembuatan kita menyebutnya equestrian estate (lapangan pacuan kuda),” ungkap Ema Widiastuti.

Baca Juga :  Proyek Tidak Beres, Bupati Loteng Diminta Evaluasi Dinas PUPR

Dalam waktu dekat akan segera dibangun ini untuk lokasi pacuan kuda di samping pembangunan hotel dan restoran yang berada di kawasan. Diakui beberapa pembangunan ini diharapkan akan bisa mendukung suksesnya pengembangan KEK Mandalika.

“Untuk waktu pembangunan pacuan kuda kita sedang jajaki. Mudah-mudahan kita diberikan suport dari semua pihak, baik dari pemda dan lainnya. Sehingga dalam jangka waktu yang tidak lama atau kurang dari satu tahun, pacuan kuda ini sudah akan berdiri di KEK Mandalika,” harapnya.

Pengembangan pacuan kuda ini dirasa penting dilakukan di KEK Mandalika karena tidak bisa dinafikan di Lombok sangat banyak yang menyukai olahraga berkuda. Bahkan pihaknya mengklaim olahraga terbesar kedua di Indonesia setelah sepak bola yakni olahraga berkuda. “Sehingga areal yang ada di Lombok apalagi kita dekat dengan Sumbawa, maka bisa kita kembangkan yang sudah ada untuk kita tingkatkan,” terangnya.

Baca Juga :  Tidak Ada Dana, Dua Nelayan asal NTT Tak Bisa Pulang

Bahkan tidak hanya pacuan kuda tapi kedepan bisa saja turis atau wisatawan akan berjalan keliling menggunakan kuda. Di satu sisi dengan adanya pacuan kuda maka kedepan tentu akan membutuhkan sekolah berkuda yang dimungkinkan juga ada di KEK Mandalika dan yang tidak kalah penting adalah setelah adanya pacuan kuda maka akan menambah tenaga kerja yang bisa diserap di KEK Mandalika.

“Jadi statistik yang pernah saya dapatkan misal satu kuda itu mungkin akan membutuhkan empat orang. Karena kuda ini butuh pakan untuk makan dan lainnya maka jika ada 80 kuda saja di KEK Mandalika maka sudah lumayan banyak tenaga kerja yang bisa diserap kedepannya jika ada pacuan kuda. Kami berharap tahun ini pacuan kuda mulai bisa dikerjakan, sehingga tahun 2024 lokasi pacuan kuda bisa tuntas dikerjakan,” pungkasnya. (met)

Komentar Anda