Isu Kudeta Muncul Lagi, Demokrat NTB Pastikan Pecat Kader Membelot

Ketua DPD Partai Demokrat NTB, TGH Mahally Fikri

MATARAM–DPD Partai Demokrat NTB akan mengambil sikap tegas bagi kader membelot yang mendukung rencana kudeta terhadap Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Siapapun kader jika ditemukan terlibat dukung gerakan kudeta yang mau menyelenggarakan KLB (konferensi luar biasa) akan dipecat secara tidak hormat dari keanggotaan partai,” tegas Ketua DPD Partai Demokrat NTB, TGH Mahally Fikri, Jumat (26/2/2021).

Ditegaskan Mahally, pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap kader jika ditemukan terlibat dalam kegiatan kudeta dan KLB tersebut.

Partai Demokrat NTB sendiri sudah mengusulkan kepada Ketua Umum AHY agar melakukan langkah pembersihan dalam lingkup internal partai.

Menurutnya, masih banyak oknum di lingkup partai yang tidak berintegritas dan berkhianat.

Sehingga perlu ada langkah dan sikap tegas terhadap mereka yang terbukti melakukan pengkhianatan terhadap partai.

Pihaknya sendiri mewanti-mewanti kepada kader dan pengurus partai Demokrat di NTB untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap
gangguan dari kelompok pendukung kudeta saat ini, yang masih suka mengajak dan memengaruhi para pemilik suara yakni DPD I dan DPC untuk mendukung KLB.

“Jika ada mengajak mendukung kudeta, para kader jangan ragu untuk melawan mereka tersebut. Mereka itu adalah pengkhianat partai,” tandasnya.

Lebih lanjut diungkapkan, agenda Pemilu 2024 mendatang, menjadi skala prioritas dalam agenda partai.

Sehingga ia mengingatkan dan mengajak  kader agar meningkatkan sosialisasi sekaligus meningkatkan kinerja partai; memberi manfaat untuk masyarakat.

Dengan kerja nyata yang dilakukan, diharapkan Demokrat akan meraih dukungan dan simpati luas dari masyarakat. “Saatnya kita fokus untuk bekerja menatap Pemilu 2024,” pungkasnya. (yan)