Islamic Center Gaet Banyak Wisatawan

Islamic Center Gaet Banyak Wisatawan
JADI OBJEK WISATA : Masjid Islamic Center setiap hari dikunjungi banyak wisatawan nusantara maupun mancanegara. (AZWAR ZAMHURI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Masjid Hubbul Wathan Islamic Center (IC) kian ramai dikunjungi. Keberadaannya bukan hanya sebagai tempat ibadah, namun juga berkembang menjadi objek wisata yang mampu menggaet banyak wisatawan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB, H Abdul Mukti mengatakan, setiap hari banyak orang yang datang berkunjung. Jumlah kunjungan wisatawan dalam negeri maupun mancanegara dalam satu bulan bisa mencapai 5 ribu orang. “Bulan Februari kemarin saja ada sekitar 5 ribu orang yang datang berkunjung,” terangnya Jumat kemarin (24/3).

Dalam satu hari, jumlah pengunjung yang datang antara 100 orang hingga 300 orang. Pada bulan Maret ini saja, sudah tercatat lebih dari 3 ribu orang yang datang. Diprediksi, jumlahnya akan terus meningkat dan bisa mencapai 5 ribu di akhir bulan.

Pengunjung yang datang biasanya berkelompok. Beberapa waktu lalu misalnya, dalam sehari pernah ada 17 bus membawa wisatawan nusantara berkunjung ke Masjid Hubbul Wathan IC. “Itu dalam sehari, satu rombongan bawa 17 bus kesini,” katanya.

Banyak alasan orang yang datang berkunjung. Ada yang sengaja berniat untuk beribadah, banyak juga yang ingin sekedar melihat keindahan arsitektur masjid ini. Mereka memanfaatkan  kunjungannya ke IC untuk berfoto-foto.

Wisatawan mancanegara yang datang, banyak berasal dari Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam, Thailand, Maroko, Mesir, Turki, Belanda, Irlandia Utara, Prancis, Inggris, Australia dan lain sebagainya. “Beberapa waktu lalu, ada salah satu wisatawan asal Swiss yang datang kesini untuk menjadi mualaf. Dia diislamkan disini dan mengganti namanya menjadi Ibrahim,” ucap Abdul Mukti.

Sementara untuk wisatawan nusantara atau dalam negeri datang dari berbagai daerah.

Para pejabat luar daerah juga banyak yang telah datang. Baik itu bupati/wali kota, gubernur, Kapolres, Danrem dan lain sebagainya. “Yang tercatat sudah datang seperti gubernur Jawa Barat, Wali Kota Sawah Lunto, Bupati, Kapolres dan Dandim Kabupaten Sijunjung,” ungkapnya.

Dikatakan, bagi para pengunjung yang ingin masuk ke dalam areal masjid, tidak dikenakan biaya apapun. Pengunjung juga belum dikenakan biaya parkir sampai saat ini. Hal yang harus dilakukan oleh pengunjung hanya berpakaian sopan saja. Apabila ada pengunjung atau wisatawan yang datang bukan dari umat Islam, kemudian menggunakan celana pendek, pengelola telah menyiapkan busana Islami sebanyak 50 set. Terdiri dari 25 set untuk laki-laki dan 25 set untuk perempuan. “Islamic Center ini kan menawarkan keindahan arsitektur bangunan, bisa juga melihat keindahan Kota Mataram dari menara atas. Tinggi menara 114 meter, sehingga bisa melihat jelas kota Mataram dari atas,” ujarnya.

Keindahan arsitektur  IC, bisa dilihat dengan jelas. Misalnya seperti menara 66 yang terdiri dari 4 buah menara berada pada masing-masing sudut masjid, kubah utama masjid dengan diameter cukup besar dan lain sebagainya.

IC sendiri kapasitasnya dapat menampung 15 ribu jemaah. Luas areal masjid secara keseluruhan mencapai 7,4 hektare, terdiri dari masjid utama mencapai 3,6 hektare, gedung pendidikan 14,092 meter persegi, gedung pengkajian seluas 8.298 meter persegi, areal komersil yang berada di sisi utara masjid 15,819 meter persegi. “Di dalam masjid ada juga fasilitas ballroom yang bisa menampung 3 ribu orang, ditambah 4 ruang meeting. Kalau untuk tempat parkir sih, bisa menampung sekitar 600 unit mobil dan 2 ribu sepeda motor,” terangnya.

Sementara itu, salah seorang pengunjung atas nama H Khaerul asal Lombok Timur mengaku datang ke  ICuntuk melihat secara langsung keindahan masjid tersebut.  “Kita sengaja mampir kesini, sebelum balik ke rumah,” katanya. (zwr)