Isi Pertalite Saat Menambal Ban, Api Menyambar dan Membakar Ruko

PRAYA–Kebakaran terjadi di rumah toko (ruko) di Dusun Lendang Gocek, Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, pada Sabtu (28/05/2022) sekitar pukul 10.20 WITA.

Adapun pemilik Ruko atas nama Ahmad Yani, 38 tahun, laki laki, alamat Dusun Lendang Gocek, Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah.

Kapolsek Batukliang IPTU Geger Maspanji Surenggana menyampaikan bahwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, seorang balita mengalami luka bakar pada bagian kaki, atas nama Farel, 2,5 tahun, laki laki, yang merupakan anak dari Ahmad Yani.

Polisi telah meminta keterangan beberapa saksi yang di antaranya Aamaq Adi, laki laki, 55 tahun dan Tedy, laki laki, 18 tahun, yang sama-sama beralamat di Dusun Lendang Gocek,  Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah.

BACA JUGA :  Ditinggal ke Sawah, Rumah Janda di Barabali Batukliang Terbakar

Kronologis kejadiannya, sekitar pukul 11.30 WITA, Amaq Adi (Orang tua pemilik ruko, red) sedang menambal ban di depan ruko. Ruko itu berjualan pertalite. Saat pembakaran ban yang sudah ditambal tersebut Amaq Adi kemudian mengisi pertalite dari jeriken ke botol ukuran satu liter.

“Tiba-tiba api menyambar pertalite yang sedang diisi tersebut dengan sangat cepat sehingga mengakibatkan semua isi ruko ikut terbakar. Amaq Adi berusaha meyelamatkan cucunya Farel yang sedang bermain di sekitar TKP,” jelasnya.

BACA JUGA :  Ibu Rumah Tangga Asal Batukliang Utara Ditangkap Edarkan Sabu

Atas peristiwa tersebut bangunan ruko juga mengalami kerusakan pada bagian tembok, pintu rolling dan sejumlah peralatan yang berada di sekitar ruko.

Selanjutnya setelah mendapatkan laporan kejadian Piket SPK II Polsek Batukliang yang dipimpin langsung oleh Kapolsek menuju TKP guna melakukan pengamanan dan olah TKP serta membantu memadamkan api.

Adapun material yang terbakar berupa pertalite 72 liter, ban sepeda motor, kompresor angin, uang tunai sebesar Rp. 5.000.000, kasur dan lemari sehingga total kerugian sekutar Rp. 8.600.800. (RL)