Isak Tangis Iringi Pemakaman Ipda Uji Siswanto

PEMAKAMAN :Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra S.IK., memimpin upacara pemakaman Ipda Uji Siswanto. (ist)
PEMAKAMAN :Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra S.IK., memimpin upacara pemakaman Ipda Uji Siswanto. (ist)
Advertisement

MATARAM –Kepala Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Utan, Uji Siswanto dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mesan Gali Desa Tengah, Kecamatan Utan, Sabtu (11/07/2020), sekitar pukul 10.00 Wita. Upacara pemakamannya dipimpin oleh Kapolres Sumbawa. Isak tangis istri dan anak mewarnai pemakamannya. Masyarakat berbondong-bondong mengantarkan perwira ramah dan humanis itu ke tempat peristirahatan terkahirnya.
Uji Siswanto menghembuskan nafas terkhirnya setelah dianiaya oleh seorang residivis kasus perampokan. Ia mengalami sejumlah luka sabetan senjata tajam di sekujur tubuhnya, dan mengakitabkan ia meninggal dunia.
Sebelum disemayamkan, jenazah Uji Siswanto diserahterimakan dari keluarga ke Polres Sumbawa di rumah duka. Kemudian disalatkan di masjid setempat, selanjutnya dimakamkan di TPU Mesan Gali, Desa Tengah Utan. Mengingat Uji Siswato merupakan anggota Polri yang merupakan abdi negara, tembakan Salvo menandakan penghormatan terakhir untuknya.
Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra S.IK., mengatakan, almarhum telah mengabdikan diri sebagai anggota Polri selama 28 tahun. Selama ia menjadi abdi negara, ia dikenal sebagai anggota yang baik, dan disiplin. Setiap ada permasalahan masyarakat, almarhum selalu mengedapankan upaya kekeluargaan melalui mediasi. “Kita lihat warga yang hadir di pemakaman ini sangat banyak. Mereka keluar rumah hanyak ingin mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya. Dari sini kita bisa lihat kalau almarhum adalah orang baik dan bisa diterima oleh masyarakat. Kami sangat merasa kehilangan. Dia personil terbaik,” ungkapnya.
Sementara itu, Jamhur Husain paman almarhum, menyampaikan, bahwa semasa hidupnya, almarhum dikenal baik dan ramah. Baik di kehidupan seharinya sebagai masyarakat maupun anggota Polisi. “Semoga pelaku segera ditangkap,” harapnya.
Uji Siswanto.
Siswanto gugur usai diserang oleh terlapor kasus penganiayaan bernama Syamsul Hidayat alias Bim, warga Dusun Tengah 3, Desa Tengah Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa. Kronologi Kejadiannya yaitu pada hari Jumat (10/7) sekitar pukul 08.00-09.00 Wita korban menuju Desa Stowe Brang untuk menyelesaikan permasalahan sesuai LP/24/VI/2020 tanggal 28 Juni 2020 antar pelapor Agus dengan pelaku penganiayaan Syamsul Hidayat. Sekitar satu jam lebih korban di sana, ia lalu menuju Desa Tengah ke rumah mertua korban.
Sesampainya di simpang empat Desa Tengah tepatnya di belakang kantor Desa Tengah, tiba-tiba korban diserang dalam posisi mengendarai sepeda motor oleh pelaku menggunakan senjata tajam mengenai beberapa bagian tubuh korban. Saat kejadian pelaku sempat dilerai oleh saksi bernama Abdul Hamid dengan mengamankan senjata tajamnya. Namun pelaku terus melakukan penganiayaan. Setelah korban mengalami luka serius baru kemudian pelaku pergi meninggalkan korban.
Saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kemudian membawa korban ke Puskesmas Utan untuk penanganan awal. Mengingat lukanya cukup parah, korban dirujuk ke RSUD Sumbawa untuk penanganan lebih lanjut. Namun korban tidak bisa terselamatkan. Sementara terduga pelaku sempat melarikan diri. Saat ini masih dalam proses pengejaran.(der)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid