IPG Lotim di Posisi ke-6

Data IPG Kabupaten Lombok Timur 2019 - 2020 (badan pusat statistik/ist)

SELONG – Kesetaraan gender digaungkan di berbagai platform pembangunan daerah. Pentingnya kesetaraan gender dapat dilihat dari berbagai sisi, seperti sisi moralitas, keadilan, juga dari sisi ekonomi. Hal tersebut dikatakan Sekda Lotim HM. Juaini Taofik ketika menghadiri sosialisasi Peraturan Bupati nomor 55 tahun 2021 tentang rencana aksi daerah pengarusutamaan gender dan perlindungan anak, Selasa (26/10).

Kesetaraan gender dapat dicapai dengan mengurangi kesenjangan antara kaum laki-laki dan perempuan dalam mengakses dan mengontrol sumber daya, serta ikut berperan dalam pengambilan keputusan dan proses pembangunan.” Kesetaraan gender juga menjadi salah satu indikator kemajuan suatu daerah. Untuk mengukur kemajuan suatu daerah bukan hanya IPM, tetapi ada IPG (Indeks Pembangunan Gender) dan IDG (Indeks Pemberdayaan Gender),” terangnya.

BACA JUGA :  Fasilitas Event ‘Rinjani 100’ Mulai Disiapkan

Pemkab Lotim telah memberikan kesempatan sama bagi laki-laki dan perempuan. “Dalam lingkup Pemkab Lotim,  pemerintah telah memberikan kesempatan kepada perempuan dan laki-laki untuk berkarir,” imbuh Juaini.

Juaini berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman terkait kesetaraan yang nantinya bisa diimplementasikan dengan baik, khususnya di pemerintahan. “Hal yang paling mendasar adalah koordinasi dan kekompakan,” kata Sekda.

BACA JUGA :  Perekrutan Pengurus BPPD Lotim Disorot

Kepala  Dinas P3AKB Lombok Timur, H. Ahmat, mengatakan IPG Lotim menempati posisi ke-6 di antara kabupaten/ kota di Provinsi NTB, IDG menempati posisi ke-4, sementara partisipasi perempuan di parlemen masih menempati posisi ke-10, sedangkan perempuan sebagai tenaga professional menempati posisi ke-7. (lie)