Investor Yuli Sebut Tuduhan Aishah Salah Alamat 

Terkait Kisruh Pengelolaan Ekas Adventure

EKAS ADVENTURE
BERMASALAH : Kawasan Resto Apung Ekas Adventure yang masih terjadi konflik pengelolaan antara dua orang investor.

SELONG –  Investor Restoran Apung Ekas Adventure Yuliana Ekawati atau biasa disapa Yuli angkat  bicara terkait  tuduhan yang dilayangkan oleh Aishah investor yang  telah mengklaim diri sebagai pemilik wisata Resto Apung Ekas Adventure di Desa Ekas Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur.  Aishah  sebelumnya telah melaporkan Yuli ke Polres Lotim  karena dituduh telah melakukan dugaan penipuan terkait saling klaim aset dan pengelolaan kawasan wisata Ekas Adventure tersebut. 

Yuli membantah semua tuduhan yang dilayangkan Aishah kepadanya. Semua yang disampaikan oleh yang bersangkutan, seperti  dalam pemberitaan beberapa waktu lalu sama sekali tidak mendasar dan dinyatakan ngawur. Terlebih  lagi berkaitan dengan pengelolaan Ekas Adventure ini terang Yuli sama sekali tidak pernah ada kerja sama apapun dengan yang bersangkutan. 

“Perlu diketahui  saya ini posisinya juga bukan bagian dari Ekas Adventure.  Karena itu saya pertegas bahwa tuduhan Aishah ini salah alamat ” ungkap Yuli dalam  klarifikasi membantah tuduhan Aishah yang telah diberitakan koran ini beberapa hari lalu. 

Bahkan lanjut dia, konflik yang terjadi antara Aishah dengan Ekas Adventure pernah diupayakan untuk diselesaikan dengan baik. Di mana pihak Ekas Adventure bersedia untuk mengembalikan biaya yang telah dikeluarkan Aishah yang merupakan kewarganegaraan Singapura, namun yang bersangkutan menolak.  Karena itu terang dia persoalan di Ekas Adventure ini sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan ranah pidana, melainkan ini murni masalah perdata.

“Tidak ada pelanggaran hukum antar kedua pihak, ini ranahnya perdata. Kenapa belum selesai, karena kedua pihak sama – sama punya alasan yang logis ” imbuhnya.

Yuli juga membeberkan  jika  Aishah ini juga telah meminjam uang padanya dengan nilai yang cukup besar. Dan hutangnya itu sampai sekarang juga belum kunjung dibayar. Disebutnya pihak Ekas Adventure sama sekali tidak punya masalah apapun dengan Aishah, dan yang bersangkutan juga tidak punya hak untuk mengklaim jika lokasi tersebut miliknya. 

“Bu Aishah itu kerja sama tanpa bukti dengan pihak Ekas Adventure. Malah pihak adventure sudah punya keinginan baik untuk menyelesaikan masalahnya, namun  Aisyah tidak mau menerima solusi. Padahal jika dia menerima ganti rugi, maka persoalan itu akan selesai ” tandasnya. (lie)