Intelijen Deteksi Adanya Pengikut JAD-JAT di NTB

Gubernur Diminta Keluarkan Surat Edaran

Ilustrasi Teroris
Ilustrasi

MATARAM – Dukacita Indonesia pasca aksi teror bom kota pahlawan Surabaya, berimas ke NTB. Semua komponen masyarakat merapatkan barisan, menguatkan lutut dan sikut untuk melawan segala bentuk aksi terorisme. Mulai dari aparat TNI, Polri, tokoh masyarakat, lintas agama, pemerintah, pemuda, dan perempuan ikut menyatakan sikap mengutuk aksi terorisme.

BACA : Jaringan Teroris Surabaya Bersemayam di NTB

Pernyataan sikap ini diutarakan komponen masyarakat usai bertemu menyikapi perkembangan ancaman terorisme saat ini.

Pertemuan terbatas di Kantor Bangkesbangpoldagri Provinsi NTB itu, dipimpin langsung Kepala Badan Intelijen Daerah ( Kabinda) NTB, Tarwo Kusnarno. Pertemuan tersebut menghasilkan pernyataan sikap dan rekomendasi kepada Gubernur NTB TGH M Zaenul Majdi untuk mengeluarkan surat edaran (SE) tentang menjaga keamanan dan ketertiban. Terutama dari kemungkinan adanya ancaman aksi terorisme di tengah masyarakat.

Di sela-sela pertemuan, Tarwo mengakui masih ada paham kelompok radikal di NTB. Bahkan, kelompok yang belakangan ini meneror Kota Surabaya, Jatim. Seperti Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT), ada juga anggotanya di wilayah NTB. “JAD dan JAT titik-titiknya ada di pulau seberang, pulau Sumbawa. Ada puluhan, anggota JAD dan JAT ada 60-an,” ungkap Tarwo, Selasa kemarin (15/5).

1
2
3
4
Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut