Inspektorat Larang Pengalihan Dana WUB

Zaenal Idrus (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Inspektorat Lombok Utara angkat bicara terhadap adanya wacana dana wira usaha baru (WUB) yang sudah ditetapkan peruntukan pemberian bantuan modal usaha sebesar Rp 9 miliar bakal dialihkan ke pemberian pelatihan kepada calon-calon WUB untuk mendapatkan sertifikat.

Pihak Inspektorat menyarankan program bantuan modal bagi WUB itu tidak boleh dipakai pada program APBD murni. Apabila ingin dipakai harus memiliki regulasi yang jelas. “Jika dana itu mau dipakai untuk pelatihan tentu harus dirubah dulu di APBD Perubahan,” imbuhnya Inspektur Lombok Utara Zaenal Idrus, Senin (29/5).

Ia menjelaskan, pada APBD 2017 sudah dianggarkan Rp 9 miliar untuk pemberian modal kepada WUB. Selain itu juga ada anggaran di masing-masing SKPD yang menjadi koordinator WUB untuk melakukan pelatihan. “Pelatihan sudah ada di masing-masing SKPD. Kalau memang mau ada pelatihan lagi atau ada kekurangan bisa dilakukan di perubahan atau tahun depan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Utara Sarifudin mengakui, bahwa program WUB saat ini memang belum berjalan sempurna. Namun Pemda sudah melakukan sejumlah tahapan untuk penyempurnaan seperti menginventaris proposal calon penerima bantuan, memberi pelatihan calon penerima bantuan. “Langkah terakhir nanti memberi bantuan modal,” terangnya terpisah.

Dikatakan, pelatihan-pelatihan calon WUB memang sudah ada di SKPD. Akan tetapi, jika dana Rp 9 miliar yang dialokasikan untuk pemberian bantuan modal dipindahkan untuk membiayai pelatihan, menurutnya perlu melakukan diskusi terlebih dulu. “Kita akan diskusikan dulu dengan BPKP dan mitra pemerintah yang lain biar tidak salah,” katanya.

Ia berharap, anggaran Rp 9 miliar yang sudah dialokasikan bisa tereksekusi atau setidaknya sebagian bisa digunakan. Target pada tahun ini sebenarnya 3 ribu WUB tapi karena ada kesalahan teknis terkait proposal sehingga dikhawatirkan akan berisiko. “Kalau tidak bisa 3 ribu ya berapa yang sudah siap dan memenuhi persyaratan,” harapnya politisi Gerindra ini.

Jika melihat sisa waktu yang ada. Diakui, untuk mewujudkan 10 ribu wirausaha baru cukup sulit selama kepemimpinan dirinya bersama bupati. Karena program WUB ini merupakan salah satu visi dan misi bupati dan wakil bupati. “Kalau 6 ribu dari 10 ribu itu kami rasa mampu dicapai, karena tidak mesti target itu harus bisa tercapai semuanya,” tandasnya.

Maka dari itu, ia berharap pada APBD Perubahan 2017. Pihaknya berharap 3 ribu WUB bisa terealisasi seluruhnya. Sehingga pemkab bisa merealisasikan target yang sudah dipatok sejak awal. (flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid