Insentif Guru Ngaji Segera Cair

Inggu Hardi (M. Gazali/Radar Lombok)

SELONG – Insentif untuk 1.556 guru ngaji di Lombok Timur akan cair dalam waktu dekat. Insentif ini harusnya dicairkan pertengahan tahun nanti, namun dipercepat karena bertepatan dengan momentum bulan puasa untuk membantu meringankan beban ekonomi guru ngaji. Pemberian insentif untuk guru ngaji merupakan salah satu kebijakan Pemkab Lotim. Masing-masing menerima Rp 1,5 juta.”Sekarang masih dalam proses pencairan.  Pencairannya dipercepat karena bertepatan dengan puasa yang memang sangat dibutuhkan,” ungkap Kabag Kesra Setda Lotim, Inggu Hardi, kemarin.

BACA JUGA :  Pemkab Tagih Denda Proyek Labuhan Haji

Yang mendapat insentif adalah guru ngaji baik yang mengajar di TPQ maupun mengajar secara sukarela di rumah mereka masing-masing. Nama-nama guru ngaji merupakan usulan pemerintah kecamatan berdasarkan usulan pemerintah desa.”Untuk kepastian pencairannya tinggal menunggu SK bupati.  Mungkin minggu depan SK-nya sudah keluar. Baru setelah itu kita akan proses administrasinya,” imbuhnya.

Selain guru ngaji, Pemkab juga memberikan insentif  kepada imam masjid. Namun  insentif untuk imam masjid ini sebutnya, diberikan untuk delapan bulan. Masing-masing mendapat Rp 1 juta per bulan.”Kalau iman masjid diberikan  selama delapan bulan. Beda dengan guru ngaji hanya sekali setahun  ini,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Randis Dewan Lotim Ditarik, Diganti Uang Transportasi

Insentif imam masjid bersamaan dicairkan dengan insentif guru ngaji. Untuk imam masjid, yang akan cair adalah insentif untuk enam bulan dulu, nominalnya Rp 6 juta per orang.”Nanti akan diatur oleh pengurus masjid di masing-masing kecamatan,” tutupnya. (lie)