Ini Daftar Kekayaan Paslon Kada di NTB

ilustrasi pilkada serentak 2020 (ist)

MATARAM–Calon kepala daerah yang ikut pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020 berkewajiban menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selanjutnya daftar harta kekayaan para calon kepala daerah ini diumumkan KPK dan bisa diakses oleh publik setelah melalui proses verifikasi dan pengesahan. Dikutip radarlombok.co.id dari laman elhkpn.kpk.go.id, berikut daftar kekayaan para calon kepala daerah yang ikut pilkada serentak 2020 di Provinsi NTB. Dari LHKPN itu, ada calon kada yang memiliki harta puluhan miliar rupiah dan ada yang hanya ratusan juta rupiah.

Di Kota Mataram pilkada diikuti empat pasang calon yang sudah ditetapkan oleh KPU. Pasangan calon (paslon) Mohan Roliskana didampingi TGH Mujiburahman telah melaporkan harta kekayaannya. Berdasarkan LHKPN pada situs elhkpn.kpk.go.id itu pada tanggal 4 Februari 2020, Mohan, memiliki harta kekayaan dengan total Rp 20.276.840.79. Rinciannya harta tanah dan bangunan senilai Rp 15.441.000.000. Alat transportasi dan mesin Rp 988.500.000. Harta bergerak lainnya Rp 751.500.000. Serta kas dan setara kas Rp 3.095.840.79. Sedangkan, TGH Mujiburahman memiliki harta kekayaan Rp 3.200.000.000. Rinciannya harta tanah dan bangunan senilai Rp 2.675.000.000. Alat transportasi dan mesin senilai Rp 215.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 751.500.000. Kas dan setara kas Rp 150.000.000.

Paslon Hj Putu Selly Andayani didampingi TGH Abdul Manan juga telah melaporkan harta kekayaannya. Selly memiliki total harta kekayaan Rp 2.256.420.000. Rinciannya harta tanah dan bangunan senilai Rp 703.320.000. Alat transportasi dan mesin senilai Rp 1.040.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 478.100.000. Kas dan setara kas senilai Rp 35.000.000. Sedangkan wakilnya, TGH Abdul Manan telah menyampaikan LHKPN tanggal 28 Agustus 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 1.124.754.865. Rinciannya harta tanah dan bangunan senilai Rp 948.250.000. Alat transportasi dan mesin Rp. 145.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 20.000.000. Kas dan setara kas Rp 11.504.865.

Paslon Lalu Makmur Said dan Badruttamam Ahda juga telah menyerahkan LHKPN miliknya.
Lalu Makmur Said telah melaporkan harta kekayaaan pada tanggal 31 Agustus 2020 dengan total harta kekayaan hingga Rp 24.225.320.448. Rinciannya harta tanah dan bangunan senilai Rp 23.880.000.000. Alat transportasi dan mesin Rp 460.000.000. Kas dan setara kas Rp 185.320.448. Namun Makmur tercatat punya hutang Rp 300.000.000.
Sedangkan wakilnya, Badruttamam Ahda memiliki total harta kekayaan hingga Rp 287.736.563. Rinciannya, harta tanah dan bangunan tidak ada, alat transportasi dan mesin Rp 200.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 75.950.000. Kas dan setara kas Rp 5.786.563. Harta lainnya Rp 6.000.000.

Paslon Baihaqi dan Baiq Diyah Ratu Ganefi telah melaporkan harta kekayaan pada tanggal 4 September 2020. Baihaqi, memiliki total harta kekayaan hingga Rp 5.247.500.000. Rinciannya harta tanah dan bangunan senilai Rp 4.457.500.000. Alat transportasi dan mesin Rp 490.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 150.000.000. Surat berharga tidak ada. Kas dan setara kas Rp 150.000.000. Harta lainnya dan hutang tidak ada. Sedangkan wakilnya, Baiq Diyah Ratu Ganefi, memiliki total harta kekayaan hingga Rp 4.390.000.000. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 481.000.000. Alat transportasi dan mesin Rp 431.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 1.075.000.000. Kas dan setara kas Rp 2.403.000.000.

Selanjutnya, daftar harta kekayaan calon bupati dan wakil bupati di Lombok Tengah.
Paslon Lale Prayatni dan Sumum telah melaporkan harta kekayaannya. Lale Prayatni menyampaikan laporan LHKPN tanggal 4 Februari 2020 dengan total harta kekayaan Rp 3.431.320.363. Rinciannya harta tanah dan bangunan senilai Rp 3.387.900.000. Alat transportasi dan mesin Rp 50.100.000. Harta bergerak lainnya Rp 135.303.350. Kas dan setara kas Rp 25.352.349. Namun Lale tercatat punya hutang Rp 167.335.336.
Wakilnya, Sumum menyampaikan LHKPN tanggal 30 Maret 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 2.404.304.240. Rinciannya harta tanah dan bangunan senilai Rp Rp. 2.264.000.000. Alat transportasi dan mesin Rp 118.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 73.775.000. Surat berharga tidak ada. Kas dan setara kas Rp 29.000.000. Namun Sumum tercatat punya hutang Rp 80.470.760.

Paslon Ahmad Ziadi dan Lalu Aswatara juga telah melaporkan harta kekayaan. Ahmad Ziadi telah menyampaikan laporan LHKPN tanggal 15 Januari 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 9.929.962.000. Rinciannya, tanah dan bangunan Rp senilai 10.525.000.000. Alat transportasi dan mesin Rp 181.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 315.000.00. Kas dan setara kas Rp 1.500.000. Harta lainnya tidak ada. Namun Ziadi memiliki hutang tercatat senilai Rp 1.092.538.000. Sedangkan wakilnya, Lalu Aswatara telah menyampaikan LHKPN tanggal 30 Januari 2020 memiliki total harta kekayaaan hingga Rp 871.440.000. Rinciannya harta tanah dan bangunan senilai Rp 844.500.000. Alat transportasi dan mesin Rp 91.200.000. Harta bergerak lainnya Rp 53.740.000. Kas dan setara kas tidak ada. Lalu Aswatara tercatat memiliki hutang Rp 989.440.000.

Paslon Masrun dan TGH Habib Ziadi juga telah melaporkan harta kekayaan. Masrun telah menyampaikan laporan LHKPN tanggal 20 Maret 2020 memiliki total kekayaan hingga Rp 44.288.350.000. Rinciannya harta tanah dan bangunan senilai Rp 41.942.050.000. Alat transportasi dan mesin Rp 1.041.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 3.616.500.000. Kas dan setara kas Rp 398.800.000. Harta lainnya Rp 360.000.000. Namun Masrun tercatat memiliki hutang Rp 3.070.000.000. Sedangkan, wakilnya TGH Habib Ziadi telah menyampaikan laporan LHKPN tanggal 5 September 2020 memiliki total harta kekayaan Rp 2.419.414.141. Rinciannya harta tanah dan bangunan senilai Rp 1.635.000.000. Alat transportasi dan mesin Rp 700.000.000. Kas dan setara kas Rp 84.414.141.

Pasangan Lalu Pathul Bahri dan Nursiah telah menyampaikan laporan harta kekayaannya. Dimana Lalu Pathul Bahri menyampaikan laporan LHKPN tanggal 17 Maret 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 10.994.178.000. Rinciannya harta tanah dan bangunan senilai Rp 10.575.000.000. Alat transportasi dan mesin Rp 106.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 267.500.000. Kas dan setara kas Rp 45.678.000. Sedangkan wakilnya, Nursiah, menyampaikan laporan LHKPN tanggal 31 Maret 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 1.247.169.768. Rinciannya harta tanah dan bangunan senilai Rp 1.520.000.000. Alat transportasi dan Mesin Rp. 7.500.000. Harta bergerak lainnya Rp. 149.000.000. Kas dan setara kas Rp. 40.669.768. Namun Nursiah tercatat punya hutang tercatat Rp 470.000.000.

Pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan atau independen, Lalu Saswadi dan Dahrun telah melaporkan harta kekayaannya. Saswadi melaporkan LHKPN tanggal 14 Januari 2020 dengan total harta kekayaan hingga Rp 4.844.650.000. Rinciannya harta tanah dan bangunan senilai Rp 4.664.500.000. Alat transportasi dan mesin Rp 257.500.000. Harta bergerak lainnya Rp 33.750.000. Kas dan setara kas Rp 11.400.000. Namun Saswadi tercatat punya hutang Rp 122.500.000.
Sedangkan, wakilnya Dahrun juga telah menyampaikan LHKPN tanggal 3 September 2010, memiliki total harta kekayaan Rp 1.485.000.000. Rinciannya harta tanah dan bangunan senilai Rp 1.800.000.000. Kas dan setara kas tidak ada. Harta lainnya Rp 1.800.000.000. Hutang senilai Rp 315.000.000.

Selanjutnya, daftar harta kekayaan calon bupati dan wakil bupati di Lombok Utara.
Paslon Djohan Sjamsu dan Danny Karter Febrianto R telah melaporkan harta kekayaannya. Djohan Sjamsu, menyampaikan LHKPN tanggal 29 Maret 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 7.385.098.696. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 6.025.000.000. Alat transportasi dan mesin Rp 606.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 187.600.000. Kas dan setara kas Rp 566.498.696. Sedangkan Danny menyampaikan LHKPN tanggal 17 Agustus 2020 dengan total harta Rp. 3.442.582.000. Rinciannya, harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp 2.340.000.000. Alat transportasi dan mesin senilai Rp 421.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 180.000.000. Kas dan setara kas Rp 145.000.000. Harta lainnya Rp. 800.000.000. Namun Danny tercatat memiliki hutang Rp 443.418.000.

Paslon Najmul Akhyar dan Suardi telah melaporkan harta kekayaannya. Najmul Akhyar menyampaikan laporan LHKPN tanggal 9 Maret 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 2.841.886.960. Rinciannya harta tanah dan bangunan senilai Rp 2.695.000.000. Alat transportasi dan mesin Rp 40.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 188.700.000. Kas dan setara kas Rp 18.186.960. Najmul tercatat memiliki hutang Rp. 100.000.000. Wakilnya Suardi, menyampaikan laporan LHKPN tanggal 31 Maret 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 4.238.044.454. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 3.602.050.000. Alat transportasi dan mesin Rp 6.340.000. Harta bergerak lainnya Rp 196.975.000. Kas dan setara kas senilai Rp 450.000.000. Suardi tercatat punya hutang Rp 17.320.546.

Selanjutnya, daftar harta kekayaan calon bupati dan wakil bupati di Sumbawa Barat. Paslon Musyafirin dan Fud Syaifuddin telah melaporkan harta kekayaan. Musyafirin, menyampaikan LHKPN tanggal 31 Maret 2020 dengan total harta kekayaan Rp 3.898.564.302. Rinciannya harta tanah dan bangunan senilai Rp 1.140.309.900. Alat transportasi dan mesin senilai Rp 456.500.000. Harta bergerak lainnya Rp 78.503.750. Surat berharga tidak ada. Kas dan setara kas Rp 2.119.975.062. Harta lainnya Rp 204.851.673. Musyafirin juga tercatat punya hutang Rp 101.576.083.
Wakilnya, Fud Syaifuddin, menyampaikan LHKPN tanggal 31 Maret 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 2.780.005.818. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 1.037.690.350. Alat transportasi dan mesin Rp 307.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 316.350.000. Kas dan setara kas Rp 823.648.168. Harta lainnya Rp 346.752.166. Fud juga tercatat memiliki hutang Rp 51.434.866.

Selanjutnya, daftar harta kekayaan calon bupati dan wakil bupati di Sumbawa.
Paslon M Husni Djibril dan Muhammad Ikhsan telah melaporkan harta kekeyaannya. M Husni Djibril, menyampaikan laporan LHKPN tanggal 25 Februari 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 10.831.453.845. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 4.100.000.000. Alat transportasi dan Mesin Rp 175.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 2.371.960.250. Kas dan setara kas Rp 4.891.459.621. Husni tercatat memiliki hutang Rp 706.966.026. Sedangkan wakilnya, Muhammad Ikhsan menyampaikan laporan LHKPN tanggal 16 Februari 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 9.869.329.331. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 7.737.567.550. Alat transportasi dan mesin Rp 100.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 1.350.000.000. Kas dan setara kas Rp 681.761.781.

Paslon Nurdin Ranggabarani dan H. Burhanuddib Jafar Salam telah melaporkan harta kekayaannya. Nurdin Ranggabarani menyampaikan laporan LHKPN tanggal 1 September 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 12.784.976.524. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 10.575.500.000. Alat transportasi dan mesin Rp 279.500.000. Harta bergerak lainnya Rp 1.447.500.000. Kas dan setara kas Rp 482.476.524. Sedangkan wakilnya, H. Burhanuddib Jafar Salam menyampaikan LHKPN tanggal 24 Agustus 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 9.293.426.707. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 8.650.000.000. Alat transportasi dan mesin Rp 169.000.000. Kas dan setara kas Rp 119.426.707. Harta lainnya Rp 355.000.000.

Paslon Talifuddin dan Sudirman telah melaporkan harta kekayaan. Talifuddin, menyampaikan laporan LHKPN tanggal 31 Agustus 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 982.554.653. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 660.000.000. Alat transportasi dan mesin Rp 159.500.000. Harta bergerak lainnya Rp 43.500.000. Kas dan setara kas Rp 119.554.653. Sedangkan wakilnya, Sudirman, menyampaikan laporan LHKPN tanggal 31 Agustus 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 11.943.288.313. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 7.518.050.000. Alat transportasi dan mesin Rp 523.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 779.200.000. Kas dan setara kas Rp 588.038.313. Harta lainnya Rp 2.535.000.000.

Paslon Muhahmud Abdullah dan Dewi Noviany telah melaporkan harta kekayaannya. Muhahmud Abdullah, menyampaikan LHKPN tanggal 14 Februari 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 1.761.279.753. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 1.760.649.000. Alat transportasi dan mesin Rp 17.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 26.875.000. Surat berharga tidak ada. Kas dan setara kas Rp 74.756.146. Mahmud tercatat punya hutang Rp 118.000.393. Wakilnya, Dewi Noviany menyampaikan laporan LHKPN tanggal 23 Januari 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 1.852.935.970. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 1.700.000.000. Alat transportasi dan mesin Rp 520.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 40.000.000. Surat berharga tidak ada. Kas dan setara kas Rp 1.935.970. Dewi Noviany tercatat punya hutang Rp 409.000.000.

Paslon Syarafuddin Jarot dan Mokhlis telah melaporkan harta kekayaannya. Syarafuddin Jarot menyampaikan laporan LHKPN tanggal 4 September 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 28.455.900.000. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 23.502.000.000. Alat transportasi dan mesin Rp 1.900.000.000. Kas dan setara kas Rp 2.630.000.000. Harta lainnya Rp 423.900.000. Sedangkan wakilnya, Mokhlis menyampaikan laporan LHKPN tanggal 3 September 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 7.960.500.000. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 7.500.000.000. Alat transportasi dan mesin Rp 382.500.000. Harta bergerak lainnya Rp 20.000.000. Kas dan setara kas Rp 6.000.000. Harta lainnya Rp 72.000.000.

Selanjutnya, daftar harta kekayaan calon bupati dan wakil bupati Dompu. Paslon Eri Aryani Abubakar dan Ihtiar telah melaporkan harta kekayaannya. Eri Aryani Abubakar, menyampaikan laporan LHKPN tanggal 24 Agustus 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 38.803.027.915. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 17.679.000.000. Alat transportasi dan mesin Rp 1.475.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 1.630.800.000. Kas dan setara kas Rp 321.963.711. Harta lainnya Rp 24.235.851.834. Namun Eri tercatat punya hutang Rp 6.539.587.630. Sedangkan wakilnya, Ihtiar, menyampaikan laporan LHKPN tanggal 25 Agustus 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 8.823.747.069. Rinciannya harta tanah dan bangunan senilai Rp 6.700.000.000. Alat transportasi dan mesin Rp 724.000.000. Kas dan setara kas Rp 1.399.747.069.

Paslo Kader Jaelani dan Syahrul Parsan telah melaporkan harta kekayaannya. Kader Jaelani, menyampaikan laporan LHKPN tanggal 31 Agustus 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 47.711.167.030. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 29.922.000.000. Alat transportasi dan mesin Rp 6.737.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 7.700.000.000. Kas dan setara kas Rp 3.352.167.03. Sedangkan wakilnya, Syahrul Parsan, menyampaikan laporan LHKPN tanggal 3 September 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 20.161.000.000. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 18.120.000.000. Alat transportasi dan mesin Rp 436.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 820.000.000. Kas dan setara kas Rp 785.000.000.

Selanjutnya, daftar harta kekayaan calon bupati dan wakil bupati Bima.
Paslon Irfan dan Herman AE telah melaporkan harta kekayaannya. Irfan menyampaikan LHKPN tanggal 2 September 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 7.000.000.000. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 6.700.000.000. Alat transportasi dan mesin Rp 300.000.000. Kas dan setara kas Rp 11.504.865. Harta lainnya Rp 350.000.000. Namun Irfan tercatat punya hutang Rp 350.000.000.
Sedangkan wakilnya Herman AE menyampaikan laporan LHKPN tanggal 3 September 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 30.200.000.000. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 30.100.000.000. Kas dan setara kas Rp 100.000.000.

Paslon Syafrudin H M Nur dan Ady Mahyudi telah melaporkan kekayaannya. Syafrudin HM Nur menyampaikan laporan LHKPN tanggal 19 Agustus 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 12.511.739.482. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 12.000.000.000. Alat transportasi dan Mesin Rp 102.000.000. Kas dan setara kas Rp 409.739.482. Sedang wakilnya, Ady Mahyudi menyampaikan laporan LHKPN tanggal 1 September 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 25.485.625.966. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 24.885.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 625.000.000. Kas dan setara kas Rp 125.625.966. Namun Ady tercatat memiliki hutang Rp 150.000.000.

Paslon Indah Dharmayanti Putri dan Dahlan M. Noer telah melaporkan harta kekayaannya. Indah Dharmayanti Putri menyampaikan LHKPN tanggal 17 Maret 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 13.519.285.613. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 9.251.457.500. Alat transportasi dan mesin Rp 800.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 855.462.400. Kas dan setara kas Rp 2.612.365.713. Sedangkan wakilnya, Dahlan M Noer menyampaikan laporan LHKPN tanggal 26 Maret 2020 memiliki total harta kekayaan hingga Rp 3.492.414.090. Rinciannya harta tanah dan bangunan Rp 2.835.394.000. Alat transportasi dan mesin Rp 150.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 139.608.000. Kas dan setara kas Rp 367.412.090.(sal)