Ini Daftar Formatur DPD PAN Hasil Musda Serentak Se-NTB

Ketua DPW PAN NTB Muazzim Akbar saat menyampaikan sambutan di Musda PAN se-NTB, Jumat (26/2/2021). (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Musda DPD PAN Kabupaten/Kota se-NTB tuntas digelar, Jumat (26/2/2021).

Ketua DPW PAN NTB Muazzim Akbar mengatakan, pelaksanaan Musda yang dipimpin langsung Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan secara virtual itu berlangsung lancar dengan menyepakati sejumlah formatur calon kepengurusan PAN di masing-masing kabupaten/kota.

“Alhamdulillah Musda serentak Partai Amanat Nasional tingkat kabupaten kota se-Nusa Tenggara Barat berjalan lancar yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum (DPP PAN) Saudaraku Zulkifli Hasan secara virtual,” ungkap Muazzim saat dikonfirmasi Radar Lombok, Sabtu (27/2/2021).

Adapun formatur yang disepakati diberi waktu dua pekan menentukan kepengurusan, siapa yang menjadi ketua, sekretaris, dan lainnya.

“Dari 10 kabupaten/kota telah menetapkan formatur dengan jumlah yang berbeda-beda. Ada yang 11, ada yang 5, ada yang 6,” terangnya.

Untuk Kota Mataram, formaturnya Saleh Basir, Gufran, M. Luhur Pribadi, Muhibudin, Lalu Suriayadi, dan Desi Kumalasari.

Kemudian Lombok Barat, formaturnya Adnan, Saiun, Munawir Haris, Andi dan satu lagi keterwakilan perempuan. Sementara Lombok Tengah, yakni Marsekal Fatawi, Yasir Amrullah, Buntaran, Lalu Surgiarto dan satu keterwakilan perempuan.

Berikutnya, Lombok Timur yakni Saefudin Zuhri, Hubaidillah, Turmizi, M. Waes, Nursam, dan satu keterwakilan perempuan. Kemudian, Kabupaten Lombok Utara yakni Ruhaiman, Budi, dan empat anggota Fraksi DPRD Kabupaten.

Sedangkan di Sumbawa Barat, M. Nasir, M. Hatta, Riadi, M. Said dan satu keterwakilan perempuan. Selanjutnya, di Kabupaten Sumbawa, yakni Ahmad Fahri, M. Jabir, Ida Rahayu, Mustajabudin dan satu Anggota DPRD Sumbawa. Kemudian, Dompu Iwan Kurniawan, Suharlin, Zulkifli, Firman, dan Ika  Rizky Veryani.

Sementara di Kabupaten Bima, ada enam dari Anggota Fraksi DPRD Kabupaten Bima dan ditambah dengan lima di luar nonanggota fraksi. “Salah satunya Ady Mahyudi mantan Anggota DPRD Provinsi NTB yang kemarin mundur karena mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Bupati Bima,” katanya.

Terakhir, Kota Bima di antaranya, yakni Feri Sopiyan dan tiga Anggota DPRD Kota Bima Fraksi PAN serta satu keterwakilan perempuan. “Dari semua nama itu, diberi kesempatan oleh ketua umum yang memimpin secara langsung malalui virtual untuk bermusyawarah dan menyusun kepengurusan dengan dikasih waktu dua minggu,” jelasnya.

Jika tidak bisa selesai dalam waktu dua minggu maka akan diberikan kesempatan perpanjangan waktu. Jika tidak selesai juga, maka akan diserahkan ke DPP atau Ketua Umum untuk menentukan kepengurusan. (sal)