Inaya dan Anaya Berhasil Jalani Operasi Pemisahan, Gubernur Jawa Timur Ucap Syukur

Foto-foto bayi Inaya dan Anaya bersama tim dokter diposting akun Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.(istimewa)

SELONG – Operasi pemisahan bayi kembar siam Inaya dan Anaya bertempat di Rumah Sakit dr Soetomo Surabaya berjalan lancar dan sukses.

Bayi kembar siam asal Desa Jurit Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur ini berhasil dipisahkan oleh tim dokter, Selasa (15/2/2021). Keberhasilan operasi ini menjadi perhatian tersendiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah mengucapkan syukur atas keberhasilan operasi ini. ” Alhamdulillah. RSUD dr Soetomo Surabaya berhasil melakukan operasi pemisahan balita kembar siam dempet, Anaya Rizka Ramadhani dan Inaya Riza Ramadhani asal Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB),” tulis Khofifah di akun
instagram @khofifah.ip yang dikutip radarlombok.co.id, Kamis (17/2/2022).

Khofifah juga mengucapkan selamat kepada tim dokter RSU Dr Soetomo yang telah berhasil mengoperasi balita kembar siam. “Selamat dan terima kasih kepada tim dokter RSU dr Soetomo atas keberhasilan ini,” ucapnya.

Khofifah juga mohon doa semuanya. “Semoga kondisi kedua balita, Anaya dan Inaya bisa terus membaik, segera pulih, bisa kembali ke tengah pelukan keluarga dengan sehat wal afiat, dan tumbuh besar menjadi anak yang cantik dan cerdas dan sholihah. Aamiin,” harap Khofifah.

BACA JUGA :  Data Covid-19 NTB Masih Semrawut

Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Pathurrahman mengatakan, operasi Inaya dan Anaya membutuhkan waktu kurang lebih selama sembilan jam . Operasi dmulai dari pukul 09.00 WIB dan berakhir pada pukul 17. 00 WIB. Selama operasi tim dokter yang menangani sama sekali tidak mengalami kendala yang berarti. Semuanya berjalan lancar dan baik.

Keberhasilan operasi pemisahan ini kata dia, tidak lepas berkat pelayanan dan penanganan terbaik yang diberikan pihak RSUD dr Soetomo termasuk oleh tim dokter yang menangani.
” Alhamdulillah operasi telah berjalan dengan baik. Dan juga kondisi kedua bayi tersebut sampai sekarang ini juga membaik dan stabil,” terang Pathurrahman.

Setelah operasi, proses penanganan lebih lanjut Inaya dan Anaya akan menjalani masa pemulihan. Namun Pathurrahman sendiri belum mengetahui secara pasti sampai kapan Inaya dan Anaya ini akan menjalani masa pemulihan tersebut. ” Untuk masa pemulihan ini kita sepenuhnya menyerahkan ke tim dokter. Kita sama sekali tidak membatasi waktunya. Namun pastinya semua tahapan paksa operasinya bisa segera mungkin tuntas,” harapnya.

BACA JUGA :  Kasus TPPU Benih Jagung Berpeluang Dikembangkan

Keberhasilan operasi pemisahan Inaya dan Anaya ini tentunya menjadi suatu kebanggaan bagi Pemkab Lotim. Terlebih lagi upaya Pemkab untuk membantu pemisahan bayi kembar siam itu telah beberapa kali tertunda. Akhirnya baru bisa sekarang ini dilaksanakan setelah semuanya siap termasuk kondisi kesehatan bayi tersebut yang sangat baik. ” Kita sangat bersyukur. Terutama kita terus memberikan suport ke teman- teman tim medis yang ada di Rumah Sakit Sutomo yang telah memberikan yang terbaik sehingga operasi pemisahan bisa dilakukan ” imbuh Pathurrahman.

Untuk pemulangan Inaya dan Anaya sendiri dipastikan setelah kondisinya sembuh total dan benar-benar membaik. Dengan demikian maka Inaya dan Anaya akan bisa menjalani hidup normal seperti anak pada umumnya ” Proses penyembuhannya tetap kita serahkan sepenuhnya ke tim dokter,” tandas Pathurrahman. (rl)