Inaya dan Anaya akan Dirawat di RSUD Selong

RSUD Selong ( ist)

SELONG – Kondisi Inaya dan Anaya, balita kembar siam, semakin membaik setelah operasi pemisahan badan di RSUD dr. Soetomo Surabaya. Jika kondisi keduanya telah normal sepenuhnya, Inaya dan Anaya rencananya akan dibawa pulang dan menjalani perawatan di RSUD. dr. Raden Soedjono Selong.

Bupati Lotim HM. Sukiman Azmy tetap memantau kondisi dan perkembangan kesehatan Inaya dan Anaya. Orang nomor satu di Lotim ini mengatakan, jika Inaya dan Anaya telah pulih total Pemkab Lotim akan melakukan penjemputan. “Alhamdulillah kesehatannya terpantau dengan sangat baik. Dan segera akan dipindahkan ke ruang perawatan anak untuk masa pemulihan,” kata bupati kemarin.

BACA JUGA :  Diduga Gelapkan Aset, Politisi Gerindra Lotim Dipolisikan

Inaya dan Anaya telah melewati masa kritis setelah dilakukan operasi pemisahan.  Kondisi kedua balita tersebut kini mulai berangsur-angsur normal dan membaik. Bahkan pihak RSUD R. Soedjono Selong sudah menyiapkan ruang perawatan khusus. RSUD Selong memiliki ruang khusus perawatan anak Mother and Child Center yang sudah mulai beroperasi.”Jika tidak ada kendala dan kondisi kesehatannya terus menunjukkan berarti kita bawa pulang ke Lotim untuk dilakukan perawatan di rumah sakit kita sendiri,” tandasnya.

Sebelumnya Direktur RSUD Raden Soedjono Selong Tantowi Jauhari mengatakan, setelah dilakukan operasi pemisahan Inaya dan Anaya dalam kondisi stabil. Keduanya saat ini sedang menjalani masa pemulihan  di ruang ICU  RSUD dr. Soetomo Surabaya. Selama menjalani masa pemulihan tim dokter  tetap memantau perkembangan dan kondisi kesehatan bayi kembar tersebut.” Untuk masa pemulihan ini diperkirakan membutuhkan waktu  selama tujuh hari setelah di operasi,” terangnya.

BACA JUGA :  Rp 1,5 Juta per Guru Ngaji di Lotim, Cair Sebelum Lebaran

Ketika nantinya telah melalui masa pemulihan imbuh Jauhari, proses penanganan lebih lanjut keduanya akan menjalani masa  rekonstruksi oleh tim dokter bedah plastik.  Setelah kondisinya sembuh total baru kemudian menjalani   fisioterafi agar keduanya bisa berjalan normal seperti anak pada umumnya.(lie)