Ikuti Jejak Rohmi, Sekretaris DPW NasDem NTB Mundur

NASDEM NTB: Ketua DPW Partai NasDem NTB, Willy Aditia diapit oleh petinggi-petinggi Partai NasDem NTB, di kantor DPW Partai NasDem NTB, Jumat lalu (25/11). (AHMAD YANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Sekretaris DPW (Sekwil) Partai NasDem NTB, Nashib Ikroman dipastikan mengikuti langkah Sitti Rohmi Djalillah, ikut mundur dari Partai NasDem.

Ketika dikonfirmasi terkait itu, Acip, panggilan akrabnya mengaku kalau pihaknya sudah menyampaikan surat pengunduran diri kepada DPP NasDem.

Pengunduran dirinya dari jabatan Sekwil Partai NasDem NTB, bersamaan dengan surat pengunduran diri yang disampaikan Sitti Rohmi Djalilah.

“Saya ikut mundur. Pengunduran diri kita satu paket (pengunduran diri Sitti Rohmi Djalilah dari jabatan Ketua DPW Partai NasDem NTB, red),” kata Acip, Sabtu lalu (26/11).

Lantas, dengan hengkangnya dari Partai NasDem, apakah Acip  akan mengikuti jejak TGB M Zainul Majdi di Partai Perindo? Acip memilih enggan menjawab. “Saya no comment soal itu,” ucapnya singkat.

Sementara Ketua DPW Partai NasDem NTB, Willy Aditia mengaku pihaknya hanya melihat surat pengunduran diri yang disampaikan Sitti Rohmi Djalilah. “Namun kalaupun Sekretaris ikut mundur, tidak ada masalah. Kita hormati,” tegasnya.

Baca Juga :  Fasilitator RTG Kembali Tagih Utang BNPB

Dia menegaskan, sesuai amanah dan instruksi DPP, pihaknya diberikan waktu paling lambat 30 hari untuk menyusun kepengurusan DPW Partai NasDem NTB. Termasuk menentukan Sekretaris DPW Partai NasDem NTB. “Kita ada waktu 30 hari,” ucapnya.

Disinggung apakah sebagai Ketua DPW Partai NasDem NTB, dirinya akan melakukan perombakan besar-besaran terhadap kepengurusan DPW Partai NasDem NTB yang ada saat ini. Dia menjawab diplomatis. Tentu pihaknya akan mempertahankan kader atau pengurus yang ingin tetap bersama di Partai NasDem.

“Kalau ingin tetap bersama Partai NasDem, tentu kita pertahankan,” tandas Anggota DPR RI Dapil Jawa Timur tersebut.

Sementara itu, Ketua Teritorial Pemenangan DPP Partai NasDem Bali-Nusra, Julie Laiskodat membeberkan alasan kenapa DPP tidak mengambil figur pengganti Sitti Rohmi Djalillah dari figur-figur besar yang ada di NTB.

Padahal, Partai NasDem di NTB memiliki sejumlah kader sebagai Kepala Daerah, seperti Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid, Bupati Dompu Abdul Kadir Jaelani, Wakil Bupati Lombok Timur Rumaksi, Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin dan sejumlah kader potensial lainnya.

Baca Juga :  NTB Defisit Fiskal, Anggaran OPD Dipangkas 30 Persen

“Kenapa kita tidak melakukan open biding? Lantaran waktu yang sangat mepet. Kita belum menawarkan hal tersebut. Dan langsung sudah  ini SK DPP kita jalankan (penunjukan Willy Aditia sebagai Ketua DPW Partai NasDem NTB, red),” ujarnya.

Julie juga yakin, dinamika politik yang terjadi di internal Partai NasDem di NTB, dipastikan tidak akan berpengaruh terhadap dukungan partai NasDem dalam Pemilu Legislatif 2024, dan kemenangan Anies Baswedan sebagai calon Presiden pada Pilpres 2024 di NTB.

“Kita tetap optimis dukungan Partai NasDem di NTB akan signifikan. Dan Anies Baswedan akan menang sebagai Capres di NTB pada Pilpres,” tandas Anggota DPR RI Dapil NTT tersebut. (yan)

Komentar Anda