IJU Dominasi Dukungan DPC Demokrat

M. Zaini (DOK/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Tiga kandidat bakal calon Ketua DPD Demokrat NTB dipastikan sudah bergerak menggalang dukungan ke DPC kabupaten/kota untuk maju dalam musyawarah daerah (Musda) dalam waktu dekat ini. Mengingat syarat maju Musda menjadi ketua DPD yakni minimal didukung tiga DPC.

Informasi diserap Radar Lombok menyebutkan, petahana Ketua DPD Demokrat NTB TGH Mahally Fikri sudah mengantongi surat keterangan dukungan dari DPC Kota Mataram, DPC Lombok Utara dan DPC Kota Bima.

Sedangkan Ketua DPC Demokrat Sumbawa Syamsul Fikry mendapatkan dukungan dari DPC Sumbawa, DPC Sumbawa Barat, dan DPC Dompu.

Adapun calon lainnya, Ketua DPC Demokrat Lombok Barat Indra Jaya Usman (IJU) mendapatkan dukungan dari DPC Lombok Barat, DPC Lombok Tengah, DPC Lombok Timur, dan DPC Bima.

BACA JUGA :  Mundurnya Sejumlah Kader Perindo Diklaim Tak Ada Pengaruh

Terkait arah dukungan di Musda tersebut, Ketua DPC Demokrat Kota Mataram Muhammad Zaini menegaskan, bahwa pihaknya sudah memberikan dukungan ke Mahally. “Iya betul. DPC Kota Mataram dukung Pak Tuan Guru Mahally,” ungkap Anggota DPRD Kota Mataram ini.

Ada beberapa alasan kata Zaini yang membuat pihaknya memberikan dukungan ke Mahally. Antara lain cukup berhasil dalam memimpin Demokrat di NTB. Itu terbukti dari perolehan suara yang cukup signifikan di legislatif. Selain itu, Demokrat di NTB dalam kepemimpinan Mahally solid dan kompak. “Kita harapkan Pak Tuan Guru Mahally memimpin kembali Partai Demokrat di NTB,” ucapnya.

BACA JUGA :  PBB Dibebankan 2 Kursi DPR RI

Pihaknya menyakini jika Mahally diamanahkan kembali memimpin, maka Demokrat di NTB akan lebih besar dan berjaya pada Pemilu 2024. Seperti diketahui, Musda kali ini hanya menetapkan bakal calon yang memperoleh minimal tiga dukungan dari DPC. Adapun yang menetapkan ketua nantinya yakni DPP.

Dan siapapun nanti ditetapkan DPP sebagai Ketua Demokrat NTB kata Zaini, maka pihaknya akan patuh. “Siapa yang ditetapkan berarti kader terbaik Demokrat dan kita akan patuhi keputusan DPP itu,” pungkasnya. (yan)