IGMA Serahkan Delapan Rekomendasi untuk Kemenag NTB

SILATURAHMI : Kepala Kanwil Kemenag NTB Dr H Zaidi Abdad bersama pengurus IGMA NTB.(ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Ikatan Guru Madrasah (IGMA) NTB melakukan silaturahmi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) NTB Dr H Zaidi Abdad. Dalam silaturahmi tersebut menyampaikan terkait dengan kondisi guru madrasah dan berbagi persoalan yang dihadapi oleh guru madrasah.

Kepala Kanwil Kemenag NTB Dr Zaidi Abdad menyatakan IGMA adalah salah satu lembaga profesi yang harus didukung. Terbentuknya organisasi profesi guru seperti IGMA merupakan bagian dari ikhtiar yang positif dalam rangka memajukan dunia pendidikan.

” Kita dukung dan kaji apa yang menjadi rekomendasi dari pengurus IGMA NTB ke Kanwil Kemenag NTB, sepanjang untuk mengelola dunia pendidikan khususnya yang bernaung di Kemenag kabupaten/kota,” kata Zaidi Abdad beberapa waktu lalu.

Menurutnya, momentum silaturrahim pengurus IGMA NTB ini adalah ajang untuk diskusi interaktif terkait dinamika dan perkembangan lembaga pendidikan di lingkup Kemenag NTB. Zaidi juga berjanji akan mempelajari seluruh butir rekomendasi dari IGMA dan nantinya akan berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berkompeten terkait dengan tindak lanjut dari rekomendasi tersebut.

Sementara itu, Ketua IGMA NTB Dr Sirajul Hadi mengatakan IGMA telah melakukan kajian terkait apa yang menjadi persoalan yang dihadapi tenaga pendidik khususnya yang bernaung di bawah Kemenag kabupaten/kota di NTB.

“Ada delapan rekomendasi IGMA NTB terkait usaha peningkatan kapasitas, profesionalitas dan kesejahteraan guru madrasah kepada Kanwil Kemenag NTB,” kata Sirajul Hadi.

Menurutnya, delapan butir rekomendasi yang diserahkan tersebut adalah hasil dari diskusi dan kajian terhadap beberapa masalah dan kondisi madrasah selama ini. Di mana IGMA mengundang pengurus dan para praktisi pendidikan untuk urun rembug, berdiskusi terkait kondisi dan permasalahan yang terjadi di lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenag, dan menghasilkan delapan kesepakan bersama. Hal ini harus menjadi atensi pemerintah, khususnya pihak Kemenag.

“Semoga catatan penting dari kajian ini bisa menjadi prioritas acuan Kemenag NTB dalam mengambil kebijakan,” harapnya.

Dijelaskannya, delapan rekomendasi IGMA NTB tersebut adalah yang berkaitan dengan kegiatan peningkatan kapasitas guru madrasah, penambahan jumlah kuota peserta Pelatihan Profesi Guru (PPG), baik guru negeri maupun swasta. Selanjutnya pengadaan BOS afirmasi dan kinerja pada lembaga pendidikan madrasah. Kemudian mendorong peningkatan kualitas akademik dan non akademik melalui pengadaan beasiswa S2 dan S3 bagi guru madrasah. Selanjutnya, mendukung penguatan kapasitas guru, menaikkan jumlah insentif guru non PNS dan membuat pembinaan dan pengembangan guru madrasah dan yang terakhir adalah mendorong pemerintah untuk berkomitmen dalam penganggaran melalui APBD untuk insentif guru non PNS. (adi)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaSatu Lagi Korban Hanyut Air Bah Ditemukan Tewas
Berita berikutnyaTerjadi Disparitas Tuntutan Kasus OTT