Identitas Pelaku Penganiayaan Mahasiswi Dikantongi Polisi

AKP Kiki Firmansyah
AKP Kiki Firmansyah (Herudin/Radar Lombok)

MATARAM—Tim Satreskrim Polres Mataram bergerak cepat mendalami kasus dugaan penganiayaan yang dialami Wiwik Suharti, 33 tahun seorang mahasiswi yang tinggal di perumahan  Mataram Asri Kelurahan Jempong Baru Kecamatan Sekarbela Kota Mataram.

Polisi sendiri baru bisa mendeteksi satu orang yang diduga kuat sebagai pelaku. ”Kita masih melakukan pendalaman dan hingga saat ini kita baru mendeteksi satu orang yang diduga sebagai pelaku,”ucap Kasat Reskrim Polres Mataram AKP Kiki Firmansyah saat ditemui di Mapolda NTB, Rabu kemarin (19/4).

Dalam perkembangannya, penyidik sedang mendalami motif lain dalam kasus penganiayaan dan perampokan ini. ‘’ Kita sedang menggali dan mendalami motif lain selain upaya perampokan yang dialami oleh korban,’’ tambahnya.

Meski demikian, motif yang ditemukan oleh penyidik sementara ini terkait dengan percobaan pencurian. Pelaku disebutnya nekat menyiksa dan melukai korban sampai luka parah. Diakibatkan oleh korban saat itu mengetahui tindakan pelaku. ‘’ Karena pelaku ketahuan oleh korban. Untuk sementara seperti itu,  tapi tetap kita dalami motif-motif lainnya,’’ katanya.

Kembali dijelaskannya, pelaku kata dia masuk ke rumah korban dengan mencongel pintu belakang rumah. Saat itu korban juga sedang berada seorang diri didalam rumah.  Masuknya lewat pintu belakang dan langsung bertemu dengan korban. ”Karena ketahuan oleh korban saat beraksi sehingga pelaku melakukan perlawanan sehingga kami menyimpulkan bahwa ini kasus curas,”ujarnya.

Korban saat ini kata mantan Kapolsek Ampenan ini sudah dioperasi disalah satu rumah sakit di Mataram. Ia juga dipastikan dalam kondisi yang stabil.  Korban juga sudah bisa dan bersedia berkomunikasi dengan penyidik. Dari keterangan yang didapatkan penyidik, korban sudah menyebut ciri-ciri dari pelaku.  ‘’ Ciri-ciri pelaku sudah ita kantongi karena keterangan dari korban sudah kita dapatkan. Korban masih mengingat soalnya. Nanti akan terus kita dalami lagi. Semoga secepatnya bisa kita ungkap,’’ tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya,Wiwik Suharti dianiaya orang tak dikenal sekitar pukul 08.00 Wita Selasa lalu (18/4).  Kejadian ini diketahui warga setelah korban berteriak minta tolong. Saat dihampiri, korban menderita luka di bagian kepala dan tangan. Ia dilarikan ke RSUD Kota Mataram untuk mendapatkan perawatan intensif. (cr-met/gal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid