HUT Lotim ke – 126, Kemajuan Pembangunan Diapresiasi

HUT LOTIM: Bupati Lotim dan Wabup Lotim, serta para pejabat Lotim ketika mengikuti peringatan HUT Lotim ke-126. (ALI/RADAR LOMBOK)

SELONG – Tanggal 31 Agustus 2021 Lombok Timur memperingati harinya yang ke-126. Peringatan hari jadi ini merupakan  momentum untuk mengulas balik berbagai keberhasilan yang telah dicapai maupun yang belum di masa  pemerintahan Sukiman- Rumaksi. Baik itu di bidang  infrastruktur, kesehatan, ekonomi, pendidikan termasuk juga soal hari jadi Lotim yang masih jadi perdebatan. Pimpinan DPRD Lotim  memberikan sejumlah catatan tentang hal tersebut. “Pertama, yang ingin saya sampaikan terkait hari jadi Lotim ke-126, sesuai kesepakatan dengan bupati kita minta supaya usia Lotim-126 ini di-review kembali. Sebab angkanya terlalu tua jika dibandingkan dengan daerah yang kita capai sekarang ini. Dari itu Perda Hari Jadi Lotim ini harus direvisi,” kata Wakil Ketua DPRD Lotim, H. Daeng Paelori mengawali pembicaraan kemarin.

Berkaitan dengan capaian di masa pemerintah Sukiman – Rumaksi, diakuinya memang belum bisa diukur secara pasti. Mengingat sejak awal kepemimpinan Sukiman- Rumaksi sudah dihadapkan dengan berbagai bencana mulai dari gempa di tahun 2018 dan 2019 berlanjut lagi ke bencana Covid-19 yang sampai sekarang masih terjadi.” Selama tiga tahun berturut- turut Sukiman – Rumaksi dihadapkan dengan bencana dan wabah. Terutama pandemi Covid ini mengharuskan dilakukan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 dengan nilai yang cukup besar,” terang Daeng.

Kondisi itu menyebabkan sejumlah program yang telah disusun baik itu di rencana  pendek maupun RPJMD sesuai visi dan misi banyak yang tertunda. Jika pandemi ini berakhir program – program yang tertunda itu bisa dituntaskan di sisa pemerintah Sukiman- Rumaksi yang tinggal dua tahun lagi.

BACA JUGA :  Pemprov NTB Dapat Kuota 422 Formasi CPNS dan 4.442 PPPK

Memasuki tiga tahun Sukiman- Rumaksi, diakuinya juga telah banyak capaian dan keberhasilan. Terutama di bidang infrastruktur seperti pembangunan jalan. Termasuk juga peningkatan kualitas di bidang kesehatan dan layanan publik.” Pembangunan infrastruktur jalan sudah sangat kelihatan. Begitu pun sarana kesehatan alhamdulillah juga ada peningkatan seperti adanya rumah sakit umum Labuhan Haji termasuk juga perubahan status Puskesmas Keruak menjadi rumah sakit. Dan akan menyusul lagi rumah sakit Aikmel. Sudah ada peningkatan meskipun belum sepenuhnya memuaskan,” bebernya.

Pekerjaan besar yang perlu menjadi fokus Pemkab Lotim di waktu mendatang sebut Daeng, adalah menyelesaikan krisis air bersih. Karena setiap tahun Lotim selalu dilanda kekeringan terutama di wilayah selatan.  Ia berharap dengan adanya bantuan anggaran yang diberikan pemerintah pusat persolan air bersih ini segera tertangani di tahun ini.” Termasuk juga infrastruktur jalan masih butuh penanganan dan juga peningkatan kapasitas pelaku UMKM harus menjadi prioritas utama,” sarannya.

Apapun program pemerintah jika untuk kepentingan masyarakat tetap akan didukung dewan. Begitu pun soal anggaran, berapa pun nilainya pasti akan disetujui.”Apapun visi dan misi yang kita telah kita sepakati di RPJMD baik itu dalam bentuk dukungan maupun pembiayaan tetap akan kita berikan,” tandas Daeng.

Catatan yang sama juga disampaikan oleh Ketua DPRD Lotim, Murnan. Banyak saran dan masukan diberikan ke Pemkab Lotim di momentum peringatan hari jadi  Lotim ke-126 ini.” Pertama kami minta supaya Perda hari jadi Lotim ke 126 direvisi terlebih dahulu. Harus dibedakan antara hari jadi Lotim dan kabupaten,” pinta Murnan.

Berikutnya, Murnan menyinggung terkait pertumbuhan ekonomi. Pemerintah daerah diminta fokus meningkatkan pertumbuhan ekonomi terlebih dengan adanya pandemi Covid-19. “Soalnya ini yang paling dibutuhkan oleh masyarakat. Di hari jadi ke-126 Lotim kita berharap ada upaya- upaya serius dilakukan semua pihak. Baik itu pemerintah, stakeholder maupun masyarakat harus ikut bahu-membahu mendukung kegiatan yang dihajatkan untuk pembangunan baik itu pembangunan fisik maupun non fisik,” pesannya.

BACA JUGA :  Diputus Kontrak, PT GTI Melawan

Di luar itu, Murnan mengapreasi berbagai capaian keberhasilan yang telah diraih oleh Pemerintah Kabupaten Lotim. Terutama komitmen dalam membenahi infrastruktur seperti jalan dan lainnya termasuk juga peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Meski dihadapkan dengan bencana baik itu gempa dan sekarang pandemi Covid-19, Pemkab Lotim masih tetap bisa berbuat.” Bencana ini memang menjadi tantangan. Di sinilah dibutuhkan keseriusan pemerintah daerah dan kita semua untuk membenahi apa yang menjadi prioritas kita dalam membangun. Makanya kita harus fokus pada prioritas yang telah kita tetapkan,” tutup Murnan.

Dr. Muhammad Halqi, akademisi Lotim, memberikan pandangannya. Ia mengatakan hari jadi Lotim harus dijadikan sebagai tonggak untuk  terus berikhtiar melanjutkan  pembangunan dan  berbagai program lainnya  baik yang sedang maupun yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah. Apalagi di tengah kondisi pandemi seperti sekarang ini.  Untuk mencapai hal tersebut tentunya membutuhkan dukungan dari berbagai pihak yang ada di Lotim.” Kita mengakui , meski ditengah kondisi sulit seperti ini  tapi apalah yang telah diperbuat oleh pemerintah daerah sudah cukup bagus. Sekarang  fokus kita sebagai masyarakat harus membantu pemerintah disaat sulit seperti sekarang ini,” terang dosen Universitas Hamzanwadi ini.(lie)