Hukuman Berat Menanti

Hukuman Berat Menanti
PEMBUNUHAN : Pihak Polres Lombok Barat memberikan keterangan resmi terkait penanganan kasus tindak penganiayaan di Desa Babussalam yang menyebabkan korban meninggal dunia.(Fahmy/Radar Lombok)

GIRI MENANG – M (48), pelaku pembacokan hingga korbannya tewas di Desa Babussalam Kecamatan Gerung beberapa hari lalu, terancam hukuman penjara seumur hidup. Penegasan ini disampaikan Kapolres Lombok Barat, AKBP Bagus S Wibowo, kemarin (20/2).

M dijerat dengan pasal pembunuhan atau penganiayaan yang menyebabkan kematian sebagaimana dimaksud dalam pasal 340 KUHP, atau pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman kurungan penjara seumur hidup.

M melakukan penganiayaan yang menyebabkan Rahman (35), warga Dusun Karang Langko Desa Babussalam, meninggal. Ia pun kini mendekam di Rutan Polres Lombok Barat.

Pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan terhadap delapan orang saksi. Motif penganiayaan adalah dendam lama. Sebelum kejadian, pelaku mendapat informasi anaknya dianaya korban. Ia langsung mendatangi korban dan terjadilah pembunuhan itu.

Sementara itu pelaku M menyangkal punya dendam terhadap korban.”Saya tidak ada dendam, malah korban yang sering buat masalah,” ungkapnya di Mapolres Lobar.

M menyebut bahwa dirinya melakukan pembelaan diri, karena pada saat itu korban juga membawa parang.”Dari dulu saya sering diserang, bahkan rumah saya sudah didatangi, sudah diselesaikan bulan puasa tetapi lagi diperbuat,” imbuhnya.

Pada bulan puasa lalu, pelaku mengaku korban sempat datang ke rumahnya membawa linggis, namun langsung diselesaikan oleh pihak kepolisian.(ami)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaPT STM Temukan Deposit Tembaga-Emas Onto di Dompu
Berita berikutnyaBegal Asal Bilelando Didor