Hotel Melati dan Kos-kosan Jadi Sarang Mesum

Ilustrasi Hotel Mesum
Ilustrasi Hotel Mesum (SUMBER: liputan6.com)

MATARAM- Sejumlah hotel melati dan kos-kosan di Kota Mataram dicurigai sebagai sarang perbuatan mesum. Ini dibuktikan dengan penemuan kasus beberapa hari belakangan ini. Misalnya kasus kematian salah seorang tenaga honor Pemerintah Kota Mataram di salah satu home stay di kawasan Cakranegara belum lama ini.

Kabid Tratibum Satpol PP Kota Mataram, Bayu Pancapati, mengatakan,  transaksi seks banyak ditemukan di hotel melati dan kos-kosan yang tidak mendapat pengawasan ketat. ‘’Selama ini dari hasil operasi pasangan mesum banyak ditemukan di hotel melati dan kos-kosan,” katanya kepada Radar Lombok, Sabtu,(22/7).

Ia meminta hotel tersebut menertibkan manajemennya. Kata dia, izin operasional hotel bisa saja dicabut atau dibekukan. Namun itu bukan wewenang Satpol PP, melainkan dinas lain yang terkait yakni Dinas Penamaman Modal dan Perizinan Satu Pintu. “ Sudah banyak kita berikan rekomendasi kepada dinas tersebut,” ungkapnya.

Akibat manajemen hotel yang masih kurang maksimal, banyak ditemukan pelanggaran bahkan seperti peredaran narkoba dan lain-lain. Beberapa kasus telah ditemukan. Langkah-langkah preventif telah dilakukan untuk menindak sesuai dengan  laporan warga.

Pihaknya meminta peran aktif pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk melakukan penindakan. Seperti daerah Cakranegara hotel melati paling mendominasi serta kos-kosan tanpa ada penjaga. “ Kita harapkan kecamatan juga bertindak. Bukan hanya Satpol PP,” ujarnya.

Sementara itu anggota Komisi I DPRD Kota Mataram H. Ehlas SH meminta tim yustisi betul-betul maksimal bekerja. Beberapa temuan penyalahgunaan hotel harus ditindak tegas apalagi sudah jelas aturannya di Perda nomor 4 tahun 2011. “ Sudah jelas dasar hukumnya. Kalau ada terjadi pelanggaran, pemilik hotel bisa dikenakan sanksi pidana,” katanya.(dir)