Honorer Lotim belum Digaji Empat Bulan

HONORER : Pemkab Lombok Timur berjanji akan membayar gaji tenaga honor yang tertunda empat bulan. Namun Pemkab Lombok Timur akan membayar tunggakan dua bulan dulu. (Dok/Radar Lombok)

SELONG – Pemkab Lombok Timur berjanji akan membayar gaji  tenaga honor yang tertunda empat bulan. Namun Pemkab Lombok Timur akan membayar tunggakan dua bulan dulu.

Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur HM. Juaini Taofik kemarin.  Ia mengaku  didesak segera membayar tunggakan gaji para tenaga honor selama empat bulan tersebut. Namun karena kondisi keuangan daerah yang masih belum normal, pembayaran akan direalisasikan hanya dua bulan saja.”Saya sudah direktif Kepala BPKAD untuk segera dibayarkan. Tapi hanya dua bulan saja dulu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sukiman : Seni Musik Sasak Harus Bangkitkan Optimisme

Pembayaran gaji honor ini terang dia tentunya mengandalkan perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD).  Ia  optimis PAD hingga akhir tahun ini akan terealisasi di kisaran Rp 390 miliar.  Walaupun tidak sesuai ekspektasi dengan target sebelumnya yang mencapai Rp 600 miliar lebih, namun capaian PAD tahun ini  masih lebih baik dibanding tahun lalu.” Sekarang kita bagaimana menatap capaian PAD tahun 2024 dengan realistis yang mencapai angka Rp 500 miliar. Angka Rp 500 miliar cukup realistis target PAD kita pada tahun 2024. Angka harapan itu kita turunkan dari target kita dari tahun 2023 ini berdasarkan pengalaman,” imbuh dia.

Baca Juga :  Logistik Pilkades Disalurkan, Calon Dingatkan Jangan “Jual” Bupati

Target yang sebelumnya tidak bisa dicapai tentunya akan berimbas pada pembayaran-pembayaran lainnya. Hal ini lantaran pendapatan dari sektor pajak yang masih belum menggembirakan.”Ini lebih disebabkan kepada faktor kesadaran masyarakat sehingga perlu cara-cara baru untuk berkomunikasi secara inklusif terutama pada asosiasi penambang,” tutup Juaini.(lie)

Komentar Anda