Honda NTB Gencarkan Edukasi Safety Riding

HONDA RIDING
EDUKASI : Salah seorang peserta safety riding saat melakukan uji coba menaiki Honda PCX160.

MATARAM – Edukasi keselamatan berkendara tak hanya menyasar kalangan usia belasan tahun atau pelajar di sekolah, namun seluruh usia wajib merefresh pengetahuan akan berkendara yang baik, benar dan aman di jalan raya. Pada Rabu (7/4) Astra Motor NTB kembali menggelar edukasi safety riding untuk private companydan Plaza Telkom menjadi sasaran edukasi kali ini. Dipandu oleh Satria Wiman Jaya selaku instruktur safety riding Astra Motor NTB, secara offline berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

“Kantor Plaza Telkom Akses NTB mengajak 34 karyawannya untuk merefresh kembali pengetahuan berkendara yang baik dan benar. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan kepada karyawan PT Telkom tentang keselamatan berkendara dijalan raya yang dimana mereka lebih sering melakukan aktivitas menggunakan sepeda motor di luar,” jelas Satria Wiman Jaya.

Pemberian materi edukasi safety riding dilakukan secara online melalui zoom dibawakan oleh Zakky Zulfiar, selaku instruktur safety riding AHM Jakarta. Acara di mulai pukul 08.45 Wita Terlihat peserta masih banyak yang belum memahami tentang keselamatan berkendara, terlihat dari score pretest di angka 48 persen. Kemudian dilanjutkan untuk pemberian materi dari instruktur SR AHM.

Materi sendiri terdiri dari Awareness, Basic Skill dan Cari_Aman. Setelah pemberian materi selesai, peserta diberikan post-test untuk menguji apakah materi tersampaikan dengan baik, dan dapat di liat dari nilai post-test di angka 79%. Dan bahkan ada 1 peserta yang sangat memahami post-test karena semua jawabannya benar dari 12 pertanyaan. 

Setelah sesi edukasi selesai, dilanjutkan dengan sesi riding test, yang dipimpin oleh Satria. Unit riding test yang digunakan adalah All New Honda PCX160 ABS sudah dilengkapi HSTC (Honda Selectable Torque Control). Fungsi dari HSTC ini adalah sebagai sistem pengendali torsi untuk menjaga stabilitas kendaraan. Mekanisme kerjanya ialah mengurangi potensi ban belakang slip saat kondisi jalan licin. Cara kerjanya ialah ECM mengontrol volume bakar menjaga agar kecepatan roda belakang tetap dengan roda depan.

Seluruh peserta offline sangat antusias untuk mencoba riding test dikarenakan penasaran dengan fitur dan ingin mengaplikasikan edukasi yang diberikan oleh instruktur. Untuk peserta dengan perolehan nilai pre-test tertinggi diberikan hadiah pulsa sebesar Rp 150 ribu untuk 3 orang. Dan 3 orang perolehan nilai post-test tertinggi diberikan souvenir apparel Honda berupa helm, jaket dan tshirt. (luk)