Honda Berikan Servis dan Ganti Oli Gratis Korban Banjir Bima

POSKO HONDA: Ratusan motor Honda masyarakat Bima yang menjadi korban banjir bandang mendapatkan layanan servis dan ganti oli gratis di Posko Honda.

MATARAM–Menyikapi bencana banjir bandang yang menerjang Kota Bima, dan sebagian Kabupaten Bima pada pertengahan Desember 2016 lalu, PT. Astra International Tbk, dalam hal ini Astra Motor Mataram selaku main dealer sepeda merk Honda beserta jaringan AHASS (bengkel resmi sepeda motor Honda) melalui program Honda Untuk NTB, menggelar kegiatan Servis dan Ganti Oli Gratis untuk membantu konsumen pemakai sepeda motor Honda yang terkena bencana banjir.

Layanan servis gratis yang digelar sejak 31 Desember 2016 hngga 4 Januari 2017 itu telah melayani 300-an unit sepeda motor Honda milik masyarakat yang menjadi korban banjir bandang di Bima.

Selain program servis gratis tersebut, sejak banjir hari pertama di Bima, Astra Motor NTB melalui Astra Motor Cabang Bima, dibantu oleh PT. Krida Dinamik Autonusa, juga PT. Tunas Dwipa Matra melalui team independen ‘Rescue Bima’  juga menyalurkan bantuan air bersih, minuman, makanan, selimut, obat-obatan, kebutuhan bayi, dan baju layak pakai senilai sekitar Rp 80 juta.

“Dana tersebut dihimpun dari sumbangan karyawan dan para pemilik jaringan Honda se NTB,” kata Region Head, Astra Motor Mataram, Wahyudi Saputra, Kamis kemarin (5/1).

[postingan number=3 tag=”honda”]

Selain itu Astra Motor juga ikut membantu menyalurkan bantuan dari PT. Astra International Tbk, yang dikemas dalam bentuk 1.000 paket Sembako senilai Rp 200 juta. Dimana sebanyak 500 paket Sembako telah diserahkan langsung kepada Walikota Bima, H. Qurais, H. Abidin, oleh perwakilan Astra International beserta Astra Group dan 500 paket melalui Astra Motor dan FIF Group cabang Bima selaku anak perusahaan Astra International Tbk.

Hal tersebut merupakan wujud kepedulian dan rasa satu hati terhadap masyarakat yang terkena bencana, dan implementasi dari slogan SATU Indonesia PT.Astra International Tbk, agar dapat meringankan korban bencana banjir bandang di Bima. (luk)