Hindari Konflik, Muscab Kedepankan Musyarawah

KONSOLIDASI: PPP Lombok Tengah menggelar Muscab di Praya, Minggu lalu (16/10). Muscab tersebut lebih mengedepankan musyawarah mufakat dan memperkuat konsolidasi dan koordinasi di tingkat internal PPP.

MATARAM– Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kabupaten kota di NTB sudah mulai menggelar Musyarawah Cabang (Muscab).

Berbeda dengan Muscab sebelumnya. Kali ini Muscab yang digelar lebih mengedepankan musyarawah mufakat dalam proses pemilihan ketua. Tujuannya untuk menghindari adanya konflik atau friksi di internal.

"Pemilihan ketua DPC dilakukan tim formatur dengan musyarawah mufakat," kata Sekretaris PPP NTB, Muhammad Akrie, kepada Radar Lombok, Senin kemarin (17/10).

Tim formatur disebutnya terdiri dari 5 orang. Masing-masing dari DPP, DPW, Majelis Syariah, DPC dan PAC. Tim formatur memilih ketua DPC terpilih dalam tempo 3 x 24 jam sesudah digelar Muscab. Penentuan ketua terpilih dilangsungkan dengan mengedepankan musyarawah mufakat di tim formatur.

Bagi kader yang mau mencalonkan diri sebagai ketua DPC, harus melobi tim formatur. Mereka tergabung dalam tim unsur yang ditentukan dari peserta Muscab.

Menurutnya, dengan ada kebijakan baru itu dalam pelaksanaan muscab diharapkan menghindari ada konflik atau friksi dikhawatirkan timbul usai dilaksanakan Muscab. "Ini adalah kebijakan DPP untuk mencegah atau menghindari adanya konflik internal," tandas mantan aktivis PMII cabang Mataram itu.

Muscab Lombok Barat dilangsungkan Sabtu lalu (15/10), di Senggigi. Muscab Lombok Tengah dilaksanakan di Praya, Minggu (16/10). Muscab Lombok Timur akan dilaksanakan di Selong, Rabu (19/10), dan Muscab Kota Mataram akan dilangsungkan, Kamis (20/10). Karena itu, tim formatur sudah ditunjuk oleh peserta Muscab yang sedang menggelar musyarawah mufakat untuk menentukan dan memutuskan ketua DPC Lombok Barat dan Lombok Tengah.

Pasalnya, tim formatur diberikan kesempatan memutuskam dan menetapkan ketua DPC terpilih dalam tempo waktu 3×24 jam usai digelar Muscab. "Siapa mau jadi ketua DPC, harus melobi tim formatur," tandasnya.

Sementara itu, Ketua PPP NTB, Hj. Wartiah menekankan kepada kader PPP meningkatkan konsolidasi dan koordinasi, serta melakukan penguatan struktur kelembagaan PPP. Diharapkan, target PPP meraih raihan suara tiga besar baik di tingkat provinsi dan nasional bisa tercapai dalam pemilu legislatif 2019 mendatang.

" Atas dasar itu, kami tengah  fokus kepada penguatan internal," ucap ketua komisi V DPRD NTB itu.

Dikatakan, PPP siap berpartisipasi dan menjadi poros utama politik dalam percaturan menuju suksesi pilkada serentak di NTB 2018. Partai ini juga siap meraih kemenangan di pilkada NTB. Pihaknya tak akan menyia-nyiakan suksesi pilkada serentak 2018.

PPP tak ingin mengulang kesalahan di pilkada serentak 2015 lalu. Akibat ada dualisme kepengurusan di tingkat DPP, PPP pun di banyak daerah tidak bisa menjadi parpol pengusung sekaligus berpartisipasi. Namun dipastikan, di pilkada serentak 2018 PPP siap menebus kekalahan di pilkada 2015 lalu. (yan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid