Hilal Penentuan 1 Syawal Tak Terlihat di Loang Baloq Mataram

Pemantauan hilal oleh Kemenag NTB, BMKG, perguruan tinggi dan ormas, Minggu (1/5/2022). (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Pemantauan hilal dilakukan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi NTB bersama BMKG Stasiun Geofisika Mataram, perguruan tinggi dan ormas di Loang Baloq Mataram, pada pukul 17.00 WITA sampai dengan  18.00 WITA, Minggu (1/5/2022).

Hasilnya, hilal untuk penentuan 1 Syawal 1443 H itu tak terlihat. Hal tersebut disampaikan, Kepala Kanwil Kemenag NTB H Zaidi Abdad. “Belum kelihatan (hilal), jadi kita tunggu yang di provinsi lain,” katanya kepada Radar Lombok usai pemantaun

Sebelummya, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Mataram Ardhianto Septiadhi merincikan bahwa data perhitungan Hilal Awal Syawal 1443 H (1 Mei 2022 M) untuk lokasi pengamatan Pantai Loang Baloq, yaitu:

  1. Konjungsi (Ijtimak) awal bulan Syawal 1443 H di Kota Mataram terjadi sebelum Matahari Terbenam pada hari Minggu, 1 Mei 2022 M, pukul 04.27 WITA;
  2. Terbenam Matahari tanggal 1 Mei 2022 pukul 18.06.55 WITA dan terbenam Bulan pada pukul 18.28.54 WITA;
  3. Tinggi Hilal saat matahari terbenam 4.41°;
  4. Elongasi saat Matahari terbenam terjadi sebesar 5.07°;
  5. Umur Bulan saat Matahari terbenam 13 jam 38 menit 59 detik;
  6. Lag atau selisih terbenamnya Matahari dan terbenamnya Bulan 21.98 menit;
  7. Kecerlangan Bulan (FIB) saat Matahari terbenam sebesar 0,32%;

Berdasarkan data-data tersebut di atas, pengamatan Rukyat Hilal pada 1 Mei 2022 hilal berpotensi terlihat (teramati), namun tergantung kondisi cuaca saat pengamatan di setiap lokasi pengamatan.

Untuk itu dalam penentuan 1 Syawal 1443 H, masyarakat diminta menunggu hasil sidang isbat.

“Dan untuk mengawali bulan Syawal 1443 H (2022 M) umat Islam Indonesia sebaiknya menunggu pengumuman Menteri Agama Republik Indonesia melalui Sidang Isbat yang akan dilaksanakan pada tanggal 1 Mei 2022 setelah proses pengamatan hilal,” pungkasnya. (sal)