Hendak Ambil Sampan, Warga Heboh Temukan Orok Bayi

Temukan Orok Bayi
OROK BAYI: Penemuan orok bayi warga di sungai Lingkungan Kemeluh Kelurahan Panjisari Kecamatan Praya, Senin kemarin (12/2). (IST/RADAR LOMBOK)

PRAYA – Warga Lingkungan Kemeluh Kelurahan Panjisari Kecamatan Praya dihebohkan dengan penemuan orok bayi berjenis kelamin perempuan sekitar pukul 06.30 Wita, Senin kemarin (12/2). bayi itu ditemukan mengapung di sungai dengan kampung setempat lengkap dengan tali pusar.

Bayi malang itu pertama kali ditemukan H Zaini, 50 tahun, warga setempat yang hendak mengambil sampan untuk mengecek hasil jaring ikan di sekitar sungai di kampung yang berdekatan dengan bendungan Batujai itu. Saat itulah, Zaini melihat sesuatu yang terapung di sungai. Penasaran dengan yang dilihatnya, Zaini berusaha medekatinya guna memastikan benda tersebut. Betapa kagetnya dia karena setelah mendekat dia melihat orok bayi. Melihat hal itu, dia berusaha meminggirkannya dengan menggunakan kayuh sampan ke pinggir dan memberitahukannya kepada warga sekitar.

Mendapat adanya inforamasi itu, kemudian warga yang mengetahui kejadian itu langsung berbondong-bondong mendatangi lokasi. Begitu juga dengan aparat kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian untuk mmengevakuasi orok bayi tersebut dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya.

Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Rafles P Girsang ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Dijelaskanya saat ini petugas masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang tega membuang anak tidak berdosa itu. Pihaknya belum bisa mendeteksi keberadaan pelaku sehingga belum bisa menyimpulkan motif pembuangan bayi itu. “Orok bayi tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia dan dititip di ruang jenazah RSUD Praya untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut tim medis. Diperkiraan orok bayi tersebut dibuang dengan sengaja dan terbawa arus sungai oleh orang tuanya sendiri karena diduga hasil hubungan gelap,” duganya Rafles.

Rafles menambahkan, temuan orok bayi kemarin menambah deretan panjang kasus pembuangan bayi. Pasalnya di awal tahun ini sudah ada dua kasus dan para pelaku masih belum bisa diamankan petugas. “Sebelumnya yang modusnya melapisi mayat bayi dengan jilbab salah satu sekolah itu juga belum bisa terungkap,” katanya.

BACA JUGA :  Empat Bandar Judi Togel Ditangkap

Namun, pihaknya membantah selama ini tidak bekerja karena kuat dugaan jika pelaku merupakan warga dari luar yang sengaja membuang bayinya jauh dari lokasi tempat tinggal mereka. Hal itu dilakukan agar para pelaku sulit terdeteksi para petugas. “Memang pelaku bisa saja orang luar desa penemuan bayi itu, agar bisa mengelabui petugas,” cetusnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya meminta kepada masyarakat yang mengetahui kemungkinan adanya orang yang hamil di sekitar kejadian agar segera melaporkan hal itu. Karena itu salah satu cara untuk mendeteksi para pelaku yang tega membuang mayat tak berdosa itu. “Kita juga masih melakukan pengecekan kepada puskesmas terdekat. Mudahan pelakunya cepat terungkap,” harapnya. (cr-met)

loading...