HBK Dengarkan Keluh Kesah Mahasiswa NTB di Jakarta

HBK Bentuk Pusat Informasi dan Pengaduan Mahasiswa NTB di Jakarta

SILATURAHMI: Anggota DPR RI Dapil Pulau Lombok, H. Bambang Kristiono (HBK), bersilaturahmi dengan puluhan mahasiswa asal NTB yang sedang menimba ilmu di Ibu Kota Jakarta, Selasa (28/7/2020). (ist for radarlombok.co.id)

MATARAM—Mahasiswa bisa menjadi contoh dan tauladan yang baik bagi masyarakat dalam masa adaptasi kebiasaan baru atau New Normal. Para mahasiswa juga diharapkan tetap menjaga spirit dan ketekunan dalam menempuh pendidikannya, meski banyak menghadapi keterbatasan dan kesulitan akibat pandemi Covid19.

Harapan itu disampaikan Anggota DPR RI, H. Bambang Kristiono (HBK), saat bersilaturahmi dan bertatap muka dengan puluhan mahasiswa asal NTB yang tengah menimba ilmu di Ibu Kota Jakarta, bertempat di Rumah Makan Ayam Goreng Suharti, Jalan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2020).

Pertemuan yang dihadiri oleh lebih dari 30 pimpinan organisasi mahasiswa NTB yang sedang melakukan perkuliahan di Ibu Kota tersebut, yang datang hadir tidak hanya pimpinan-pimpinan organisasi mahasiswa yang berasal dari pulau Lombok saja, tetapi juga mereka yang berasal dari pulau Sumbawa.

Silaturahmi dan tatap muka ini digelar HBK dalam rangka kegiatan Reses-IV DPR-RI, untuk menyerap aspirasi, saran dan masukan, sampai dengan keluh kesah dari pimpinan organisasi mahasiswa yang berasal dari NTB tersebut.

Pada pertemuan dan silaturahmi itu juga, HBK berpesan kepada para mahasiswa NTB untuk tetap semangat dan tekun menjalani perkuliahan agar dapat meraih keberhasilan. “Saya berharap adik-adik mahasiswa semuanya tetap semangat, serta tekun dalam menjalani perkuliahan walaupun dalam situasi sulit akibat wabah pandemi Covid19. Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ketepian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian. In syaa Allah, dengan tetap menjaga semangat dan ketekunan, adik-adik akan memperoleh keberhasilan nanti,” kata HBK memotivasi para pimpinan organisasi mahasiswa yang hadir dalam pertemuan itu, seperti dalam keterangan pers yang diterima radarlombok.co.id.

Anggota DPR RI yang juga petinggi Partai Gerindra ini berharap, para mahasiswa bisa menerapkan protokol kesehatan seperti jaga jarak, jaga kebersihan, sering mencuci tangan, dan selalu menggunakan masker. Hal ini diharapkan bisa menjadi contoh dan tauladan bagi masyarakat, dalam menuju adaptasi kebiasaan baru atau New Normal.

“Lakukan yang sederhana saja, seperti dengan terus menggunakan masker, rajin cuci tangan, dan jaga jarak. Mahasiswa harus bisa menjadi contoh dan tauladan dalam menerapkan pola hidup sehat menuju adaptasi kebiasaan baru atau New Normal,” ujarnya.

HBK berusaha untuk mendengar dan menyerap aspirasi, sampai dengan keluh kesah para mahasiswa NTB yang kuliah di Jakarts. Tidak lupa, HBK juga memberikan bantuan dana untuk menunjang kegiatan organisasi kemahasiswaan, sebagai wadah silaturahmi dan berkumpulnya para mahasiswa NTB yang kuliah di Jakarta.

Ia juga memberi inspirasi bahwa pemuda-pemuda NTB juga bisa sukses dalam segala bidang, maju di kancah nasional, apabila sanggup bekerja keras dengan tekun belajar. “NTB kaya akan sumber daya alam, baik itu pertanian, peternakan, maupun perikanan. Semua SDA itu butuh orang-orang yang pintar dan tangguh untuk mampu mengelola dan mengembangkannya. Adik-adik mahasiswa inilah yang akan menjadi garda terdepan dalam pembangunan NTB kedepan. Jadi, tetaplah semangat dan buktikan bahwa kita bisa. Saya tegaskan, anak-anak NTB tidak kalah hebat dengan anak-anak lainnya di Indonesia,” kata HBK.

Kedatangan HBK pada pertemuan tersebut, disambut hangat dan antusias oleh para mahasiswa yang hadir. Apalagi HBK merupakan salah satu anggota DPR RI dari daerah pemilihan NTB, yaitu pulau Lombok.

Para mahasiswa mengapresiasi atensi dan kepedulian HBK, yang mau memperhatikan mereka di Jakarta. Mereka juga sama-sama berdo’a agar kesehatan dan kelimpakan selalu bersama HBK, sehingga kiprah dan kinerjanya bisa memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat NTB, dimanapun mereka berada.

Para mahasiswa dengan sangat lugas dan terbuka, menyampaikan harapan dan keluhan langsung kepada HBK. Banyak saran dan masukan yang disampaikan, langsung direspon dengan cepat oleh HBK. “Dengan hadirnya Pak HBK ditengah-tengah kami. Maka kami merasa punya orang-tua disini, tempat kami mengadu apabila kami ada persoalan dan kesulitan. Terima kasih pak HBK, sudah memperhatikan kami,” ungkap Raja Agung Nusantara, mahasiswa Universitas Ganesha yang berasal dari KLU.

Salah satu yang mencuat dalam pertemuan tersebut adalah dibentuknya Pusat Informasi dan Pengaduan (PIP), yang dipimpin oleh  Memet Setiawan, wartawan senior asal pulau Lombok yang biasa melakukan peliputan di DPR RI Senayan.

“Pusat Informasi dan Pengaduan (PIP) ini, dibentuk dalam rangka menjembatani permasalahan yang mungkin timbul kepada para mahasiswa asal NTB yang mengalami emergency dan kesulitan, padahal mereka jauh dari orang tua dan keluarga,” tukas Memet Setiawan seraya menyatakan, adanya Pusat Informasi dan Pengaduan (PIP) ini, maka HBK bisa terjun langsung memberikan bantuan secara cepat, kepada para mahasiswa yang membutuhkan. (gt)