Hasil Swab Negatif, SMAN 1 Mataram Kembali Tatap Muka

BELAJAR : Kondisi SMAN 1 Mataram saat belajar daring ketika ada siswa terkonformasi positif Covid-19. ( ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK )

MATARAM – Buntut adanya dua siswa SMAN 1 Mataram yang positif Covid-19, pihak sekolah langsung melakukan tracing untuk menyasar 16 siswa dan 6 guru untuk di lakukan tes swab. Dari hasil tes swab yang dilakukan oleh 16 siswa dan 6 guru hasilnya negatif.

“Hasil tes swab PCR Covid-19 yang di lakukan oleh RSUD Provinsi NTB untuk 20 siswa dan guru dinyatakan negatif. Sementara itu, 3 siswa atas inisiatif keluarganya hasil tes antigen juga negatif,” kata Kepala SMAN 1 Mataram Kun Andrasto kepada Radar Lombok, kemarin.

Kun  mengatakan, dengan hasil guru dan siswa negatif Covid-19 dari hasil tes swab, maka secara otomatis pembelajaran tatap muka di sekolah kembali dibuka.

“Pembelajaran tatap muka kita buka kembali mulai Kamis 14 Januari,” kata Kun.

Menurutnya, pekan depan ada perubahan jadwal pembelajaran tatap muka, karena kelas XII akan diprioritaskan untuk lebih banyak belajar tatap muka. Mengingat waktu belajar kelas XII tinggal 12 pekan efektif dengan harapan siswa bisa mempersiapkan mengikuti ujian sekolah dan persiapan masuk tes perguruan tinggi.

Sementara itu, untuk siswa i kelas X dan XI akan belajar tiga kali dalam sepekan yang jumlah siswanya setiap hari tidak lebih dari setengahnya dari jumlah siswa seluruhnya, untuk menghindari kerumunan.

Sebelumnya, pihaknya menyampaikan jika tidak ada siswa yang positif hasil swab, maka pembelajaran tatap muka disetop. Tapi jika hasilnya negatif, maka pembelajaran tatap muka di sekolah kembali dilanjutkan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Kita bisa melanjutkan pembelajaran tatap muka kembali. Sebab semua siswa yang di swab ini negatif,” pungkasnya. (adi)