Hasil Operasi Pekat Polres Loteng Dimusnahkan

Hasil Operasi Pekat Polres Loteng Dimusnahkan
DIMUSNAHKAN: Kapolres Loteng AKBP Kholilur Rochman, Ketua DPRD Loteng H Achmad Puaddi FT dan sejumlah toga toma saat memusnahkan hasil operasi 2017. (SAPARUDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA-Polres Lombok Tengah bersama sejumlah unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopinda) memusnahkan barang bukti hasil operasi penyakit masyarakat, Jumat kemarin (12/5).

Pemusnahan itu dilakukan langsung oleh Kapolres Lombok Tengah AKBP Kholilur Rochman, Ketua DPRD Lombok Tengah H Achmad Puaddi FT dan sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama. Sejumlah barang bukti yang dimusnahkan di antaranya, minuman keras, narkoba, judi, dan prostitusi.

Untuk kasus miras berupa tuak 3.252 liter, berem 261 liter, bir 343 botol. Dari kasus ini, polisi juga menangkap sedikitnya 20 orang tersangka. Kemudian kasus narkoba berhasil diungkap sebanyak 5 kasus. Barang buktinya berupa sabu  3,72 gram, uang Rp 3.729.000, jumlah tersangka sebanyak 6 orang. Judi sebanyak 7 kasus, BB berupa dua lembar tikar, 8 set kartu domino, papan boladil, 11 bola bekel, 4 set kartu ceki 300 lembar, 5 lembar karpet, 1 set lampu penerang, 2 buah sajam, 1 buah pucuk senpi rakitan, dan uang sejumlah Rp 8.072.000.

Dalam kasus ini terdapat 27  tersangka terdiri dari  22  tersangka dewasa, 5 anak anak. Kemudian kasus prostitusi sebanyak 2 kasus, BB berupa 4 bungkus kondom sutra, 1 unit sepeda motor Honda Beat, 3 buah HP, uang sejumlah 750.000 dan 3 orang tersangka.

Menurut Kapolres Lombok Tengah, AKBP Kholilur Rochman, operasi pekat ini digelar jelang memasuki bulan suci Ramadan. Tujuannya untuk memberikan ketenangan terhadap umat Islam dalam melaksanakan ibadah puasa. “Jadi operasi kali ini di samping program polri, ini juga bertujuan untuk memberikan ketenangan terhadap umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa Ramadan mendatang,” terangnya.

Dari beberapa hasil tersebut lanjutnya, tentunya ini akan menjadi dasar kuat aparat kepolisian untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Terutama menjelang Ramadan.

Kholil menambahkan, keberhasilan kepolisian ini tentunya tidak lepas dari peran serta dan kerjasama yang telah terbangun dengan baik, antara kepolisian dan masyarakat. Sebab aparat tidak akan pernah sempurna berbuat tanpa adanya dukungan dari masyarakat. Dari itulah pihaknya selaku kapolres mengharapkan kepada masyarakat untuk terus membantu aparat dalam menegakkan hukum di negara ini. (cr-ap)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid