HARUM Firasat Nomor Satu, SALAM Dua Jari, MUDA Tiga Prokes, BARU Usung 4.0

AKRAB : Tiga dari empat paslon Wali Kota Mataram berfoto bersama dan terlihat akrab usai pengambilan nomor urut. (ALI MA’SHUM/RADAR LOMBOK)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram menggelar pengambilan nomor urut pasangan calon (paslon) yang berlanga di pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang. Pilkada Kota Mataram diikuti oleh empat paslon. Beragam reaksi keempat paslon setelah memperoleh nomor urut peserta pilkada. 

PENGAMBILAN nomor urut paslon digelar berbeda dengan pilkada sebelumnyam karena digelar di tengah pandemi Covid-19. Pelaksanannya menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Tidak ada lagi sorak-sorai pendukung calon. Masing-masing paslon hanya didampingi oleh satu orang tim penghubung (LO).

Sekitar pukul 19.30 Wita, kegiatan puncak dimulai. Tahap pertama dilaksanakan pengambilan nomor urut pasangan calon berdasarkan registrasi kedatangan. Keempat paslon adalah pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (HARUM), Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (SALAM),  HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda (MUDA), H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganevi (BARU).

Saat yang dinantikan tiba, suasananya cukup mendebarkan pengambilan nomor urut. Masing-masing paslon sudah mengambil nomor urut. Oleh pembawa acara mengarahkan keempat paslon untuk membuka nomor urut secara bersama sama. 

Hasilnya, pasangan HARUM memperoleh nomor urut 1, pasangan Salam memperoleh nomor urut 2, pasanagn MUDA memperoleh nomor urut 3, dan pasangan BARU memperoleh nomor 4. 

Berbagai ekspresi langsung terpancar dari wajah keempat paslon. Masing-masing paslon menyikapi nomor urut dengan berbeda. Ada yang senyum simpul. Ada juga optimis dan berfilosofi. 

H Mohan Roliskana mengaku bersyukur pasangan HARUM memperoleh nomor urut satu. Dia sudah punya firasat akan memperoleh nomor urut satu. “Seperti sudah firasat akan dapat nomor satu. Nomor satu bagi kami lebih mudah mengingatkan masyarakat. Letak gambarnya juga lebih mudah dilihat masyarakat. Bagi kami nomor satu memperoleh keberkahan dan keberuntungan bagi kami pasangan HARUM,” ujar H Mohan Roliskana. 

Paket SALAM memperoleh nomor 2. Bagi Hj Putu Selly Andayani, semua nomor menurutnya sama. Dia juga tidak mengincar nomor khusus saat pengambilan nomor urut. Terpenting kata dia, paket SALAM sudah berihtiar dan berjuang di pilkada Kota Mataram. ” Nomor 2 tidak apa-apa. Sama saja kalau nomor. Terpenting suara masyarakat nanti. Hidup salam dua jari,” serunya.

Selly Andayani lalu mengimbau masyarakat Mataram untuk menjunjung sportivitas dan taat asas dan wajib menjaga kondusivitas. “Kami berharap proses pilkada menjadi edukasi politik bagi generasi muda untuk taat aturan. Kami ingin saling menghargai. Tidak ada berita hoaks dan patut kita jaga etika masing-masing agar pilkada menjadi pilkada yang aman,” ungkapnya. 

Pasangan MUDA cukup sumringah mempwrolwh nomor urut 3. HL Makmur Said mencoba berfilosofi tentang angka 3. Terlebih ada program unggulan pasangan MUDA melalui tiga bidang. Yaitu bidang kesehatan, bidang ekonomi dan bidang sosial.  “Makna pilosofisnya ada kartu prokes kami yang tiga bidang itu. 

Pertama, memberikan kartu BPJS bagi warga tidak mampu. Kedua membantu modal tanpa jaminan. Ketiga membantu siswa tidak mampu. Itulah makna nomor urut tiga. Ingat tiga pilih Makmur Ahda,” terangnya.

Pasangan BARU juga tak kalah antusias dengan nomor urut 4 yang didapatkan. Nomor 4 sesuai dengan era perubahan industri yang ditawarkan pasangan BARU. Yaitu era 4.0. Dirinya sama sekali tidak ingin berfilosofi tapi prinsip pembangunan sesuai dengan 4 pilar. Di antaranya, ekonomi, kesehatan dan infrastruktur. ” Ini sesuai dengan revolusi industri 4.0. Kami akan jadikan perubahan. Insyaallah kita akan dapat wali kota baru,” katanya. (gal)