Hari Ini Pilkades Serentak Lotim Digelar

APEL GELAR PASUKAN: Apel gelar pasukan yang dilakukan Polres Lotim dan Kodim 1516 Lotim terkait pengamanan Pilkades serentak yang akan digelar hari ini di 53 desa di 19 kecamatan di Lotim (GAZALIE/RADAR LOMBOK)

SELONG—Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Lotim mulai digelar hari ini, Rabu (14/12). Pilkades dilakukan di 53 desa yang ada di 19 kecamatan di Lotim.

Sejauh ini persiapan penyelenggaran Pilkades di 53 desa semuanya sudah matang. Sehingga semua desa dipastikan sudah siap untuk menyelenggarakan Pilkades serentak hari ini.

Sementara dari segi pengamanan, pihak kepolisian dan TNI juga sudah bersiaga untuk melakukan pengamanan dalam Pilkades serempak ini. Bahkan kemarin, Polres Lotim juga telah melakukan apel siaga pasukan.

Pelaksanaan apel siaga untuk mengecek sejauh mana kelengkapan dan persiapan annggotanya sebelum diterjunkan ke lapangan. “Pilkades tahap pertama Lotim di 53 desa sudah siap. Dilaksanakan besok (hari ini, red),” ungkap Kasubbid Tata Pemerintahan BPMPD Lotim, Lukman Nul Hakim, Selasa kemarin (13/12).

Menurutnya, dari 53 desa yang menyelenggarakan Pilkades, semuanya  utuh, tanpa ada satu pun yang ditunda. Sebelum Pilkades dilakukan, berbagai persiapan telah dilakukan BPMPD dan unsur terkait selaku panitia kabupaten.

Bahkan sebelumnya mereka juga telah melakukan rapat evaluasi, yang melibatkan tim keamanan dari kepolisian, TNI, Bangkespoldagri dan unsur lainnya. Pada pertemuan itu, dilakukan pembahasan terkait pembagian tugas satuan wilayah yang akan dipantau terkait  proses pelaksanaan Pilkades. “Kita sudah bagikan tim untuk melakukan pemantauan,” terangnya.

Sementara dari aparat penegak hukum lanjutnya, sejauh ini sudah menyatakan kesiapannya untuk membakcup pengamanan di 53 desa, terutama wilayah yang rawan terjadi konflik. Hal itu jauh hari sebelumnya sudah diantisipasi pihak kepolisian.

Namun dia sendiri tidak bisa menyebut secara detail wilayah mana saja yang berpotensi  rawan konflik, mengingat itu sepenuhnya menjadi kewenangan aparat kepolisian. “Mereka siap secara utuh untuk memberikan pengamanan. Baik itu polisi dan TNI. Wilayah yang rawan konflik juga sudah dipetakan,” sebutnya.

Untuk Pilkades serentak ini sebutnya, jumlah calon Kades yang ikut bertarung di 53 desa ada sebanyak 201 calon. Sementara jumlah TPS yang sudah disiapkan mencapai 428 TPS. Adapun untuk anggaran Pilkades sendiri, jumlahnya  mencapai Rp. 2,1 miliar lebih.

BACA JUGA :  Anggaran Pilkada Lotim Masih Dibahas

Besaran anggaran yang diterima setiap desa, ditentukan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Artinya, besaran anggaran jumlahnya tidak sama dari 53 desa tersebut.

Terkait  hasil penghitungan suara nanti, jika ada dua calon Kades yang memiliki jumlah suara sama. Maka dalam ketentuan tidak diharuskan untuk dilakukan pemilihan ulang. Melainkan pemenanganya ditentukan dengan cara melihat  penyebaran jumlah suara kedua calon di masing-masing  TPS  yang ada di desa tersebut.

“Jika ada dua pemenang tidak ada pemilihan ulang. Cukup dihitung penyebaran suara kedua calon di masing-masing TPS,” jelasnya.

Terpisah, Kapolres Lotim, AKBP Wingky Adhityo Kusumo dalam sambutan pada Apel Gelar Pasukan mengatakan, pelaksanaan apel ini bagian representasi dan persiapan sebagai tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama dalam penyelenggaran Pilkades serentak ini. “Kepercayaan ini haruslah kita jawab dengan kesanggupan dan keihlasan,” terangnya.

Pelaksanaan Pilkades serentak, khususnya di Lotim yang akan dilakukan hari ini disebut sebagai agenda penting dari perjalanan demokrasi di negara ini. Karena ini juga bagian dari sistem dari politik demokrasi yang harus disikapi dengan penuh kedewasaan dan kematangan berfikir.

“Karena itu, kesempatan ini kami mengimbau dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun suasana yang penuh kedamaian, dengan senantiasa mengedepankan serta mengembangkan sikap-sikap saling menghargai,” harapnya.

Secara khusus Kapolres juga menekankan kepada para personil yang ditugaskan untuk melakukan pengamanan Pilkades. Mereka diminta untuk bisa mengendalikan wilayah tugas dan melaksanakan tanggung jawab dengan mengedepankan profesionalitas , menjaga netralitas, sehingga bisa berdiri di semua kepentingansemua golongan tanpa memihak. “Jangan pertaruhkan masa depan daerah ini hanya untuk kepentingan sesaat,” pesan Wingky. (lie)