Hari Ini Pemilihan Ketua Umum PBNW

MATARAM – Muktamar XIII organisasi Nahdhatul Wathan (NW) telah berlangsung mulai tanggal 7 Agustus dan akan berakhir hari ini, Selasa (9/8) di Pondok Pesantren (Ponpes)) Nurul Haramain Narmada, Lombok Barat.

 Di hari terakhir, peserta  muktamar akan memilih Rais Am Dewan Mustasyar  dan Ketua Umum Dewan Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdhatul Wathan (PBNW). Sekretaris Panitia Muktamar, Irzani yang ditemui Radar Lombok di lokasi muktamar menyampaikan, Ketum PBNW TGH M Zainul Majdi yang saat ini menjabat sebagai Gubernur NTB tetap intens memperhatikan pelaksanaan muktamar selaku Stering Comite (SC). “Dan besok pagi pemilihan ketua umum yang baru,” ujarnya, Senin kemarin (8/8).

Senin sore kemarin, peserta muktamar masih melaksanakan sidang komisi-komisi. Berbagai agenda muktamar yang telah dijadwalkan panitia sejauh ini berjalan lancar tanpa ada hambatan berarti.

Berdasarkan jadwal yang telah dirancang panitia, pemilihan Rais Am dan Ketum Dewan Tanfidziah akan dilaksanakan pagi ini pukul 08.00 Wita. Selanjutnya sebelum acara penutupan akan dilaksanakan pula acara ramah tamah pengurus NW se-Indonesia.

Sebelumnya, dalam Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) PBNW periode 2010-2015, Ketua Umum PBNW TGH M Zainul Majdi menyampaikan banyak hal. “Mohon maaf atas keterlambatan pelaksanaan Muktamar XIII karena berbagai kesibukan dan baru bisa terlaksana tahun 2016,” ujar TGB.

Dalam kesempatan tersebut, ia kembali mengajak seluruh pengurus NW untuk berpegang teguh pada amanah pendiri NW TGKH Zainuddin Abdul Majid. “NW sudah membuka cabang di 19 provinsi se-Indonesia dan sudah memiliki kepengurusan,” ucapnya.

Kedepan, ia berharap kepengurusan NW bisa ada di seluruh provinsi, kabupaten dan kota se-Indonesia. Hal itu penting dilakukan sebagai wadah syiar agama Islam.

 Beberapa kegiatan yang pernah dilakukan pada masa kepengurusan TGB diantaranya pelatihan pengarsipan sebanyak 60 orang anggota NW, pertemuan 100 orang tuan guru, penggalangan dana untuk membantu masyarakat dan perbaikan Masjid Al Aqsa, memberikan bantuan air kepada masyarakat di 30 desa yang mengalami kekeringan, melaksanakan perlombaan menyanyikan lagu-lagu karya pendiri NW dan lain-lain.

Dibidang ekonomi, PBNW telah bekerjasama dengan Bank Mandiri. PBNW juga menyertakan modal sebesar Rp 600 juta pada koperasi di Kabupaten Lotim dengan memperoleh laba lebih dari Rp 200 juta selama 4 tahun. “PBNW juga berencana untuk membangun kantor di jalan Lingkar Selatan,” imbuhnya.

Terkait dengan pemilihan Ketua Umum PBNW, sampai saat ini nama yang paling mencuat hanyalah TGH M Zainul Majdi. Banyak pihak memprediksikan muktamar akan diakhiri dengan cara musyawarah dan mufakat seperti yang selama ini telah menjadi tradisi.

Salah seorang peserta muktamar yang tidak ingin disebutkan namanya menyampaikan, TGB dinilai masih layak memimpin NW. “Malah kalau saya mau jujur, kami atau kita atau NW yang masih butuh sosok TGB,” ujarnya.

Hal yang sama diutarakan peserta peninjau yang berada di berugak lokasi muktamar. Kader NW yang memiliki kualitas sangat banyak, berbagai prestasi telah banyak diraih kader NW. Namun belum ada yang mampu menandingi seorang TGB. (zwr)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid