Hari Lebaran Bertambah Empat Kasus Baru, Nihil Pasien Corona Sembuh

data corona
Data perkembangan kasus Covid-19 di NTB, Minggu (24/5),
Advertisement

MATARAM – Tambahan jumlah kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di NTB kembali menurun, hanya empat orang per 24 Mei 2020 bertempatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dibandingkan dua hari terakhir. Hal ini disebabkan sample yang diperiksa hanya dilaporkan oleh Laboratorium RSUD Provinsi NTB sebanyak 42 orang sampel dengan hasil 37 sampel negatif, satu orang sampel positif ulangan, dan empat orang sampel kasus baru positif Covid-19 dan tidak ada tambahan pasien sembuh dan meninggal dunia.

Kepala Dinas Kominfotik NTB I Gede Putu Aryadi yang dikonfirmasi terkait dengan sedikitnya sample yang diperiksa, disebabkan karena momen hari raya Idul Fitri dan hanya dilaporkan oleh satu Laboratorium.

“Hari ini hanya Lab RSUP yang melaporkan hasil pemeriksaan. Berhubung diselingi ibadah hari raya Idul Fitri, sehingga jumlah yang diperiksa-pun terbatas,” terangnya kepada radarlombok.co.id, Minggu (24/5)

Meski demikian, lanjut Gede sapaan akrabnya, tidak ada pengaruh dengan sample yang diperiksa dengan tambahan kasus baru, namun tergantung hasil pemeriksaannya.

“Kalau masalah tersebut, tergantung hasil pemeriksaan, bukan ditentukan oleh jumlah sampel.
Dan tidak ada pengaruhnya. Nggak bisa disimpulkan seperti itu,” jelasnya.

Ia juga memberikan contoh, ketika dilakukan pemeriksaan sample sembanyak 242 orang, namun hasil pemeriksaan yang dinyatakan positif hanya lima orang.

“Tempo hari diperiksa 242 sampel, ternyata hasil positif hanya 5 sampel.
Berarti tidak ada hubungannya antara hasil pemeriksaan dengan jumlah temuan kasus,”tegasnya seraya mengucapkan selamat hari raya idul fitri 1441 H.

Selain itu, katanya, sample yang dilaporkan sampai siang tadi baru dari satu Laboratorium RSUD Provinsi NTB, meski yang lainnya melakukan pemeriksaan namun hingga Minggu malam, belum masuk laporan dari Laboratoriumnya baik dari Laboratorium Genetik Sumbawa dan Laboratorium RS Universitas Mataram (Unram).

“Yang dilaporkan sampai siang ini hanya dari Lab RSUP. Barangkali lab lain juga melakukan pemeriksaan, tapi belum masuk laporannya,” terangnya.

“Karena hari ini, hari raya, barangkali petugas yang tugas di shif siang hingga malam, laporannya digabung besok pagi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Provinsi NTB, dr Nurhandini Eka Dewi ketika dikonfirmasi mengenai stok reagen untuk menguji sampel RNA pasien Corona Virus Desease (COVID-19) melalui metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di Laboratorium di NTB hingga saat ini masih tersedia. Bahkan baru saja kiriman datang dari Jakarta.

“Reagen baru sudah ada dapat kiriman dari Jakarta,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan terkait dengan jumlah sample yang diperiksa hari ini (Minggu,red) dikarenakan sample tracing kontak sedikit.

“Hari ini sedikit karena sampel tracing kontak juga sedikit, harap maklum aidul Fitri,” singkatnya.

Sedangkan, Sekretaris Daerah selaku Ketua pelaksana harian gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi NTB, H Lalu Gita Aryadi mengumumkan kembali perkembanga kasus Covid-19 di NTB.

“Dengan adanya tambahan 4 kasus baru terkonfirmasi positif, tidak ada tambahan sembuh baru, dan tidak kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (Minggu,red) sebanyak 478 orang, dengan perincian 258 orang sudah sembuh, 8 meninggal dunia, serta 212 orang masih positif dan dalam keadaan baik,”ujarnya.

Disebutkan, tambahan empat kasus baru tersebut berasal dari Kota Mataram dua orang, Lombok Barat satu orang dan Lombok Tengah satu orang. Mereka adalah, Pasien nomor 475, an. Ny. R, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 390. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik.

Kemudian, Pasien nomor 476, an. Ny. N, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 390. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik.

Pasien nomor 477, an. Ny. AY, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 390. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik. Dan Pasien nomor 478, an. Ny. BHWP, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Desa Taman Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 433. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.

Ia juga menjelaskan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1.049 orang dengan perincian 407 orang (39%) PDP masih dalam pengawasan, 642 orang (61%) PDP selesai pengawasan/sembuh, dan 16 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 5.482 orang, terdiri dari 244 orang (4%) masih dalam pemantauan dan 5.238 orang (96%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 5.329 orang, terdiri dari 1.837 orang (34%) masih dalam pemantauan dan 3.492 orang (66%) selesai pemantauan.

“Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 59.293 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 4.150 orang (7%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 55.143 orang (93%),” jelasnya. (sal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid